Dark/Light Mode

Undang Rusia Ke KTT G20

Trump Bikin Kesal Sekutu

Rabu, 2 September 2026 06:10 WIB
Menkeu AS Scott Bessent (kiri) berfoto bersama Menkeu Rusia Anton Siluanov di Asheville, North Carolina, Amerika Serikat, Senin (31/8/2026). FOTO: DOK U.S. TREASURY DEPARTMENT
Menkeu AS Scott Bessent (kiri) berfoto bersama Menkeu Rusia Anton Siluanov di Asheville, North Carolina, Amerika Serikat, Senin (31/8/2026). FOTO: DOK U.S. TREASURY DEPARTMENT

RM.id  Rakyat Merdeka - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) di North Carolina, Amerika Serikat (AS) mendadak panas. Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov hadir atas undangan AS. Hal itu membuat para negara sekutu, yaitu Eropa, kecewa dan curiga Washington mulai membuka jalan untuk menormalisasi hubungan dengan Kremlin.

Siluanov muncul pada KTT G20 di Asheville, Senin (31/8/2026). Ini menandai kali pertama Rusia menghadiri pertemuan G20 langsung sejak Moskow melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 21 Februari 2022.

Tak hanya tampak di forum KTT G20. Siluanov juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada Al Jazeera, Selasa (1/9/2026), pertemuan tersebut fokus pada rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump untuk Ukraina.

Baca juga : Rekor, IFF 2026 Sedot Pengunjung Dari 43 Negara

Saat ditanya mengenai undangan bagi Siluanov, Trump mengatakan bahwa AS tidak keberatan bekerja sama dengan siapa saja.

“Kami senang bisa menjalin hubungan baik dengan semua orang. Salah satu alasan saya begitu sukses adalah karena saya bisa menjalin hubungan baik dengan semua orang,” terang Trump, Senin (31/8/2026).

Terpisah, Juru Bicara Gedung Putih Kush Desai mengatakan, Pemerintahan Trump telah bekerja sama dengan Rusia untuk mendorong kesepakatan yang akan menghentikan pertumpahan darah berkepanjangan.

Baca juga : Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kebudayaan Tionghoa Di Bandung

“Presiden dan Pemerintah tidak akan pernah ragu berbicara dengan pihak-pihak yang perlu kami ajak bicara demi mewujudkan hal tersebut. Itulah yang sedang kami upayakan di KTT G20,” ucap Desai.

Namun, para pejabat Eropa mengkritik langkah tersebut. Menteri Keuangan Polandia Andrzej Domanski menyatakan ketidakpuasannya atas kehadiran perwakilan Moskow.

“Kami tidak mempercayai Rusia. Mereka terus-menerus berbohong. Anda harus sangat, sangat berhati-hati saat berdiskusi dengan mereka,” ujarnya kepada kantor berita Reuters, Senin (31/8/2026).

Baca juga : Siti Badriah Isu Suami Selingkuh, Cuma Hoaks

Dia menegaskan, Rusia adalah pihak agresor dalam konflik dengan Ukraina. “Bagi saya, akan sangat sulit melakukan percakapan apa pun dengan Rusia,” tegasnya.

Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil mengatakan, keputusan AS menerima kehadiran Siluanov mengirimkan sinyal yang mengkhawatirkan.

Menurutnya, Eropa sedang mempersiapkan paket sanksi lanjutan terhadap Rusia dan berharap dapat menjalin kerja sama erat dengan Washington terkait langkah-langkah tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.