Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Para menteri dan pejabat Bank Sentral Eropa juga menolak tampil bersama Siluanov dalam sesi foto bersama tradisional G20. Foto tersebut pada akhirnya diambil tanpa kehadiran Menteri Keuangan Rusia itu.
Klingbeil mengatakan, para pejabat Eropa, termasuk Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde, telah membahas keterlibatan Rusia dan sepakat menjaga saluran dialog yang dapat memungkinkan mereka menyampaikan pesan kepada Moskow.
“Fakta bahwa Menteri Keuangan Rusia kembali hadir, menurut saya, setelah empat pertemuan G20 tanpa partisipasi Rusia, ini menunjukkan adanya upaya normalisasi. Itu membuat langkah kita menentangnya menjadi semakin penting,” ujarnya.
Baca juga : Rekor, IFF 2026 Sedot Pengunjung Dari 43 Negara
Kehadiran Siluanov sangat kontras dengan pertemuan G20 di Washington, DC, pada April 2022. Saat itu, partisipasinya yang dilakukan secara virtual memicu aksi walk-out para pejabat dari Kanada, Inggris, Amerika Serikat dan Bank Sentral Eropa.
Trump telah mendesak Moskow dan Kiev untuk mencapai kesepakatan guna menghentikan pertempuran. Namun, rencana awal yang memuat 28 poin—yang sebagian besar mengakomodasi tuntutan Rusia—mendapat kritik dari Ukraina dan negara-negara di Eropa.
AS, yang saat ini memegang presidensi bergilir G20, tidak mengundang Afrika Selatan—tuan rumah G20 tahun lalu—ke pertemuan tersebut. Sebaliknya, Polandia, yang bukan merupakan anggota tetap G20, justru diundang.
Baca juga : Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kebudayaan Tionghoa Di Bandung
Sejumlah wartawan dari kantor berita besar AS, termasuk The New York Times dan Bloomberg News, juga tidak diberikan izin peliputan untuk acara tersebut.
Keputusan itu dikecam National Press Club, yang menyatakan tidak ada Pemerintahan yang boleh diizinkan untuk memilih sendiri korps pers yang mengawasi kinerjanya.
Pertemuan G20 ini berlangsung di tengah kondisi tingkat utang global telah mencapai rekor tertinggi hampir 353 triliun dolar AS dan ekonomi dunia menghadapi guncangan energi akibat perang AS-Israel melawan Iran.
Baca juga : Siti Badriah Isu Suami Selingkuh, Cuma Hoaks
Kegiatan ini juga dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan terkait surplus perdagangan besar China, serta ketidakpastian mengenai dampak lonjakan investasi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 2 September 2026 dengan judul "Undang Rusia Ke KTT G20 Trump Bikin Kesal Sekutu"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya