Dark/Light Mode

Usai Bertengkar Dengan Bolsonaro, Menteri Kehakiman Brazil Mundur

Sabtu, 25 April 2020 12:46 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro (kiri) dan Menteri Kehakiman yang baru saja mengundurkan diri, Sergio Moro. (Foto: Istimewa)
Presiden Brazil Jair Bolsonaro (kiri) dan Menteri Kehakiman yang baru saja mengundurkan diri, Sergio Moro. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Popularitas Moro mencuat setelah hakim berusia 47 tahun itu memimpin investigasi dan memenjarakan Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva, menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2018.

Tersingkirnya Lula, membuat Bolsonaro menang telak dalam Pilpres tersebut. Apalagi, ketika itu, ia mengumbar janji memberantas korupsi.

Baca juga : AirAsia Siap Terbang Dengan Rute Domestik dan Internasional ?

Bolsonaro lantas menunjuk Moro sebagai Menteri Kehakiman Brazil beberapa hari setelahnya, sebagai simbol kuat dari niatnya.

Melihat fakta saat ini, Brian Winter - Pemimpin Redaksi Americas Quarterly - mengatakan, mundurnya Moro dapat berdampak serius terhadap kepemimpinan Bolsonaro.

Baca juga : Rakyat Teriak Ke Pemerintah Sembako Mahal Dan Langka

Winter menilai Bolsonaro makin mendekati jurang pemakzulan, karena menurutnya, pencopotan Moro telah menggerogoti 30 persen dukungan terhadap sang presiden.

"Ini akan menghancurkan Bolsonaro. Kepergian Moro akan memicu krisis nurani pendukungnya. Mereka akan berpikir, inikah pemerintahan yang saya pilih?" papar Winter.

Baca juga : Keukeuh Lockdown, Menteri Kesehatan Brazil Dipecat

"Sejarah mengajarkan kita, bahwa hampir semua presiden Brazil punya riwayat pemakzulan. Potensi bahaya ini sebenarnya telah mulai terlihat sejak beberapa bulan lalu. Kongres telah membenci Bolsonaro. Siap-siap saja, jika 30 persen orang yang sudah muak itu mulai bergerak," tandasnya. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.