Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Singapura Rajin Diskusi Virtual, Khawatir Kasus Impor Corona
Jumat, 8 Mei 2020 06:00 WIB
Sebelumnya
Anil mencontohkan seorang pekerja asal Bangladesh yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) karena Covid-19. Pekerja Bangladesh berusia 39 tahun tersebut kini dalam pemulihan setelah dirawat di ICU selama dua bulan lebih dan harus meng- gunakan ventilator.
“Kami akan merawat mereka sama seperti kami merawat warga negara Singapura, ini komitmen yang terus berulang ditegaskan Perdana Menteri Lee Hsien Loong,” imbuh Anil.
Baca juga : PPKL: Kualitas Udara Jakarta Makin Baik Saat Wabah Corona
Transparansi data di Singa- pura juga dianggap sebagai faktor penting melawan virus corona. Pemerintah Singapura menegaskan tak ada data yang tersembunyi. “Tidak ada usaha untuk menutupi apapun atau menyembunyikan fakta-fakta. Kita per- caya pada transparansi dan mengutamakan kepercayaan adalah hal yang sangat penting dalam menangani tantangan yang belum pernah ada sebelumnya ini,” kata Anil.
Belum dipastikan kapan Singapura akan bebas dari Co- vid-19. jika saat itu tiba, kata Anil kondisinya akan berbeda dibandingkan masa sebelum epidemi virus vorona.
Baca juga : Pemkab Tapanuli Utara Realokasikan Rp45 Miliar Untuk Lawan Corona
“Apakah kita bisa kembali ke masa pra-Covid, saya rasa tidak. Akan butuh waktu lama. Di Singapura, fokus kami saat ini adalah memastikan terpenuhinya kebutuhan perawatan kesehatan untuk semua,” ujar Anil.
Terkait ekonomi, Singapura baru-baru ini melaksanakan kesepakatan dengan Australia, Kanada, Korea Selatan, dan Selandia Baru untuk memastikan alur barang tetap terjaga, serta pergerakan esensial masyarakat. Kesepakatan ini diikuti Kementerian Perdagangan negara-negara tersebut.
Baca juga : Bupati Taput Pelototin Duit Desa Dalam Penanganan Corona
“Singapura akan bekerja dengan erat bersama mitra-mitra internasional untuk tetap mem- buka rute dagang, lini suplai, dan komunikasi. Ini terutama penting bagi barang-barang pokok, seperti suplai medis dan makanan,” jelas Anil.
Soal kerja sama dengan Indonesia, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo. Percakapan melalui telepon pada Rabu (11/3) menyepakati bahwa kedua negara harus lebih jauh memperkuat kerja sama untuk mengatasi ancaman wabah pandemi Covid-19 itu. Kementerian Luar Negeri Singapura juga telah menyum- bangkan peralatan pelindung pribadi kepada Dinas Kesehatan Batam atas permintaan Pemerintah Kota Batam. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya