Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kepulauan Mikronesia
Tiga Hari Terdampar di Pulau Tak Bertuan, 3 Pria Selamat
Kamis, 6 Agustus 2020 13:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tiga pria ditemukansditemukan setelah tiga hari terdampar di sebuah pulau tidak bertuan, di kawasan Pasifik, Kepulauan Mikronesia, sebelah timur Filipina. Regu penyelamat berhasil menemukan ketiganya setelah melihat pesan SOS yang dibuat dalam ukuran besar di pasir pantai.
Dikutip USA Today, ketiga pria ini ditemukan di Pulau Pikelot, Mikronesia, pada Minggu (2/8) lalu. Mereka dikabarkan hilang tiga hari sebelumyga. Pasukan Pertahanan Australia (ADF) mengatakan, kru pesawat militer Australia dan Amerika Serikat menemukan para pelaut dalam keadaan selamat.
Baca juga : Terawan Berusaha Cari Obat Selamat
"Semua ditemukan dalam kondisi baik, tanpa cedera parah," ujar ADF.
Tiga pria ini awalnya berencana berlayar dari Pulau Pulawat ke Pulau Pulab yang berjarak sejauh 42 km. Namun, mereka gagal mencapai tujuan karena usai kapalnya bergerak ke arah lain dan berakhir di Pulau Pikelot yang berada 200 km sebelah barat dari tempat keberangkatan.
Baca juga : OJK Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Setelah terdampar di pulau berpasir putih ini, para pelaut rupanya berinisiatif untuk mengirim sinyal SOS untuk mendapatkan bantuan. Mereka lalu melukiskan kata SOS super besar di pasir pantai dengan harapan bisa terlihat dari ketinggian.
Pihak berwenang di Guam, wilayah terdekat AS, memulai pencarian pada Sabtu (2/8) lalu setelah mengetahui para pelaut ini hilang. Tim penyelamat kemudian meminta bantuan kru helikopter HMAS Canberra, untuk ikut dalam pencarian.
Baca juga : KM Bahari Indonesia Terbakar di Laut Jawa, Alhamdulilah ABK Selamat Semua
Kru helikopter yang awalnya tengah melakukan dalam perjalanan ke Hawaii untuk latihan angkatan laut ini, berhasil menemukan pesan SOS para pelaut. Setelah ditemukan, para pelaut ini segera diberi makanan dan air sebelum dibawa pulang oleh kapal patroli Mikronesia.
SOS merupakan sinyal marabahaya yang diakui secara internasional. Berasal dari Kode Morse [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya