Dark/Light Mode

Joe Biden: Jungkalkan Trump Cukup dari Rumah Saja

Senin, 24 Agustus 2020 14:08 WIB
Calon Presiden AS penantang Donald Trump, Joe Biden (kiri) dan Calon Wakilnya, Kamala Harris. [REUTERS/Kevin Lamarque]
Calon Presiden AS penantang Donald Trump, Joe Biden (kiri) dan Calon Wakilnya, Kamala Harris. [REUTERS/Kevin Lamarque]

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua bulan menjelang pemilihan umum (pemilu) Amerika Serikat (AS) 3 November mendatang, di tengah pandemi virus Corona, Calon Presiden (Capres) AS dari Partai Demokrat, Joe Biden mengatakan, dia tidak berencana melakukan kampanye yang lebih banyak lagi. Hal ini dia ungkap dalam wawancara yang disiarkan Minggu (23/8/2020) lalu.

“Kami akan bisa memenangkan pemilihan presiden dari rumahnya saja,” tegasnya.

Baca juga : Sepedaan Di Rumah Saja

Pernyataan Biden dan calon Wakil Presiden (wapres)-nya, Senator Kamala Harris ini di sampaikan dalam wawancara mereka bersama dengan televisi AS, ABC News. “Kami akan mengikuti nasehat para ilmuwan kepada kami,” kata Biden.

Biden (77 tahun), yang dalam jajak pendapat sejauh ini masih terus meninggalkan Presiden dari Partai Republik, Donald Trump, telah membatasi perjalanan kampanyenya dan menghindari keramaian sejak awal wabah COVID-19. Dalam konvensi virtual Demokrat pekan lalu, di mana Biden menerima nominasi presiden partainya, bahkan dilakukan dari sebuah ballroom hotel yang kosong di Delaware, yang juga merupakan wilayah tempat tinggal Biden.

Baca juga : Adik Kandung Trump Sakit Parah

Sebaliknya, Trump (74 tahun), justru meningkatkan jadwal perjalanan kampanyenya. Pekan lalu misalnya, dia melakukan perjalanan kampanye ke Negara Bagian Pennsylvania dan Wisconsin. Sementara Senin (24/8), Trump akan menerima pencalonannya dari Partai Republik secara langsung di Charlotte, North Carolina, pada konvensi partainya.

Tak ayal, sikap Trump ini pun jadi bahan kritikan Biden. “Lihat, apa yang terjadi. Orang-orang meninggal, orang berkumpul, mereka tidak memakai masker. Mereka akhirnya tertular COVID,” katanya.

Baca juga : Trump Bikin Amrik Compang-Camping

Meski belum ada laporan langsung bahwa acara kampanye Trump mengakibatkan para peserta kampanyenya kemudian tertular wabah virus Covid-19, namun pejabat kesehatan di Oklahoma mengatakan, lonjakan kasus di sana kemungkinan terkait kampanye Trump yang diadakan di arena Tulsa pada Juni lalu. Sejak itu, Trump memang terus menggelar kampanye terbuka, namun dengan jumlah yang terbatas.

Di saat yang sama, Trump dan para pendukung juga mengejek Biden, karena tetap tinggal di rumah daripada berkampanye di luar. Trump menyindir Biden, seperti bersembunyi di ruang bawah tanah. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.