Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Siapa pun yang menduduki jabatan puncak akan menghadapi banyak tantangan. Mulai dari pandemi Virus Corona, ekonomi, hingga memastikan Olimpiade Tokyo yang ditunda dapat terus berjalan.
Hingga saat ini, tak satu pun dari para kandidat yang menawarkan platform kebijakan yang akan berbeda secara signifikan dari Abe. Secara eksplisit, Suga mengaku berencana melanjutkan program-program Abe.
Sedangkan, Ishiba dan Kishida sama-sama berbicara tentang perlunya memastikan bahwa stimulus setelah krisis Covid-19.
Baca juga : Yoshihide Suga Berpeluang Besar Gantikan Shizo Abe
Jika dilihat dari hasil jajak pen dapat, Ishiba, cukup populer di kalangan pemilih. Dia secara konsisten menduduki puncak jajak pendapat sebe-lum pengunduran diri Abe. Tapi dia masih dicurigai beberapa orang di LDP. Pasalnya, dia sempat meninggalkan partai untuk sementara waktu. Lalu kembali lagi.
Sementara Kishida, telah lama dipandang sebagai pewaris Abe dan dianggap sebagai penerus favorit PM. Namun dia dianggap tidak beruntung karena proposalnya untuk stimulus bagi rakyat dikesampingkan.
Michael Green, peneliti senior untuk Asia di Pusat Kajian Strategis dan Internasional (CSIS) mengatakan, kelanjutan dari pemerintahan Jepang masih akan bergantung pada pengaruh dan warisan Abe. Namun, menurut catatan Green, ada tren bahwa pemerintahan Jepang bakal berumur pendek setelah sebelumnya dijabat pemimpin yang telah lama berkuasa. “Dan destabilisasi dalam politik Jepang agak mengkhawatirkan, kata Green, dilansir dilansir Kyodo News.
Baca juga : Ditolong Teman SMA
Sebagai informasi, sebelum Abe menjabat pada Desember 2012 dan akhirnya menjadi perdana menteri terlama di Jepang, negara itu telah mengalami enam perdana menteri dalam enam tahun. Termasuk saat pertama Abe memimpin dari 2006 hingga 2007.
Sampai kemudian berhenti dengan alasan yang sama dengan saat ini.PM Jepang yang sebelumnya menjabat dalam waktu yang cukup lama yakni Junichiro Koizumi. Lalu ada Yasuhiro Na kasone, yang bertugas selama sekitar lima tahun pada 1980-an. Keduanya mundur karena masa jabatannya sebagai presiden LDP habis.
Stabilitas politik dalam pemerintahan Abe selama beberapa tahun terakhir telah menjadi perubahan yang disambut baik. “Abe bersedia mengambil risiko domestik untuk memperkuat aliansi AS-Jepang dan itu sangat penting dalam agendanya,” kata Tobias Harris, ahli politik Jepang dari Teneo Intelligence yang berbasis di AS . [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya