Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Musim Covid Tak Surutkan Minat Singapura Untuk Tanam Modal Di Indonesia
Sabtu, 12 Desember 2020 20:33 WIB
Sebelumnya
Ia berpendapat, penting bagi kedua negara untuk meninjau kembali tren hubungan ekonomi yang selama ini terjalin. Kuatnya hubungan bilateral, terutama ekonomi, antara Singapura dan Indonesia didasari oleh sikap saling percaya yang dibangun kedua negara.
"Kami tidak hanya berbicara soal angka dalam hal investasi, yang naik atau turun pada tahun ini. Lebih dari itu, kami sangat bersyukur, kepercayaan dan keyakinan yang dimiliki kedua negara, bisa tetap terjaga. Ini adalah pondasi hubungan bilateral yang sangat kuat. Termasuk, dalam hubungan ekonomi dan investasi," paparnya.
Nayar juga menegaskan, Singapura selalu memperhatikan mutu investasi ke Indonesia. Tak hanya sebatas bagaimana menghasilkan uang dengan cepat, lalu pergi. "Kami ingin memiliki investasi yang kokoh dan berkelanjutan," tandasnya.
Baca juga : Positif Covid, Sandiaga Uno Isolasi Mandiri Bareng Istri
Sementara itu, Direktur Grup Regional untuk Indonesia dari Entreprise Singapore Khairul Anwar mengatakan, mayoritas perusahaan Singapura menanamkan modalnya di Indonesia di sektor-sektor seperti produk dan layanan konsumen, manufaktur, transportasi, logistik dan pengembangan infrastruktur.
Tak hanya korporasi besar, pengusaha kecil dan menengah (UKM) Singapura juga banyak yang berinvestasi di Indonesia. Mereka tertarik karena Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara.
Meski Covid-19 telah memberikan dampak yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam aktivitas ekonomi, bisnis Singapura secara umum tetap tangguh. Mereka terus berusaha untuk beradaptasi dan mengatasi tantangan.
Baca juga : Ini Tantangan Pasarkan Mobil Listrik Di Indonesia Versi Nissan
Bahkan ada beberapa perusahaan yang berhasil mengidentifikasi peluang di tengah pandemi, dan menjadi lebih kuat.
"Ini adalah tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tapi yakinlah, melalui persahabatan dan kemitraan sejati, ujian ini akan membuat kita lebih kuat," papar Nayar.
"Saya sangat yakin, investasi, konektivitas, dan hubungan yang telah dibangun Singapura dan Indonesia akan menjadi lebih kuat pasca pandemi," pungkasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya