Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Indonesia Untuk Rusia Dan Belarus M Wahid Supriyadi
Resmikan Pusat Studi Nusantara Di Republik Dagestan
Senin, 1 April 2019 07:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M Wahid Supriyadi, meresmikan Pusat Nusantara di Sekolah Tinggi Humaniter dan Pedagogi Dagestan di Makhachkala, dalam lawatan hari ketiganya di Dagestan, Selasa (26/3).
Hadir dalam peresmian antara lain Wakil Ketua Dewan Parlemen Republik Dagestan Zarema Buchaeva, Menteri Kebijakan Nasional dan Agama Republik Dagestan Enrik Muslimov, Direktur Sekolah Tinggi Pedagogi Humaniter Republik Dagestan Jennet Temurkaeva, dan Wakil Direktur untuk Pengembangan Kerja Sama Internasional yang juga menjadi Kepala Pusat Nusantara Abdulaev Ibragimgadzi.
Direktur Temurkaeva menyambut baik berdirinya Pusat Nusantara. Ia berharap, Pusat Nusantara dapat menjembatani hubungan kedua bangsa, terutama di kalangan warga generasi muda. “Kemitraan nyata yang sebenarnya adalah hubungan yang terjalin antar warga,” ungkapnya.
Baca juga : Dubes Wahid Resmikan Pusat Studi Nusantara di Republik Dagestan
Pada kesempatan itu, Kepala Pusat Nusantara Ibragimgadzi menyatakan kegembiraannya karena setelah delapan tahun berdiri, gedung ini akhirnya dapat diresmikan Dubes Wahid.
“Pusat Nusantara ini adalah yang pertama di wilayah Kaukasia Utara, dan sangat strategis sifatnya. Saya harap, keberadaannya dapat mendorong hubungan yang lebih dekat antara Dagestan dengan Indonesia,” ujar Wahid.
Pada 2010 dan 2011, tercatat 20 orang warga Dagestan menimba ilmu studi Islam dan beberapa cabang keilmuan lainnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Yogyakarta dan Jakarta. 10 orang di antaranya, turut serta dalam acara peresmian dan ramah tamah ini. Mereka menyatakan penghargaan yang tinggi pada Pemerintah Indonesia, yang telah memberikan beasiswa. Mereka mengaku banyak belajar dari Indonesia, tentang Islam dan sopan santun.
Baca juga : Pamer Kenaikan Jumlah Wisatawan
Untuk itu, Wahid mengusulkan didirikannya “Asosiasi Persahabatan Indonesia-Dagestan” guna menjembatani hubungan kedua bangsa di bidang yang lebih luas. Menteri Kebijakan Nasional dan Agama Muslimov menyambut baik usulan tersebut, dan berjanji akan memfasilitasinya.
Makhachkala adalah ibukota Republik Dagestan, yang merupakan salah satu negara bagian Federasi Rusia di kawasan Kaukasia Utara. Federasi Rusia memiliki 85 subyek federal (negara bagian). 22 di antaranya diberi nama Republik, karena mayoritas penduduknya bukan dari etnis Rusia. Populasi Dagestan berjumlah 3 juta jiwa, dengan 95 persen penduduknya beragama Islam, 727.000 orang di antaranya, menetap di Makhachkala.
Wilayah Dagestan memiliki 70 km bagian pesisir di Laut Kaspia, dan berbatasan dengan Georgia serta Azerbaijan, serta berseberangan dengan Kazakhstan. Republik Dagestan merupakan salah satu wilayah di Federasi Rusia, dengan tingkat keberagaman etnis dan budaya yang sangat tinggi. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya