Dark/Light Mode

Citra Satelit Ungkap Pangkalan Rudal Nuklir Israel Dekat Yerusalem

Senin, 1 Maret 2021 18:58 WIB
[Foto: the national news]
[Foto: the national news]

RM.id  Rakyat Merdeka - Citra satelit mengungkap salah satu pangkalan rudal rahasia rezim Zionis Israel di dekat Kota Yerusalem yang diduduki Israel.

Menurut laporan surat kabar Haaretz Minggu (28/2/2021) seperti dikutip Pars Today, perusahaan citra satelit Amerika, Planet Labs Inc baru-baru ini merekam gambar pangkalan rudal Israel di daerah Beit Shemesh di pinggiran Kota Yerusalem.

Baca juga : Telkomsel-Mitratel Rampungkan Pengalihan 6.050 Menara Telekomunikasi 

Pangkalan rudal rahasia ini ditampilkan di peta Israel sebagai ruang terbuka dan di peta penerbangan sipil sebagai area tertutup.

Situs Global Security menyatakan, pangkalan rahasia tersebut menampung batalion rudal permukaan-ke-permukaan, yang dilengkapi dengan rudal balistik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Baca juga : Diserang! Pangkalan Turki Di Irak

Januari lalu, Panel Internasional Bahan Fisil (IPFM) telah mengonfirmasi, bahwa Israel sedang melakukan pekerjaan konstruksi baru di pusat riset ilegal dan reaktor nuklir Dimona di Gurun Negev, wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Federasi Ilmuwan Amerika juga telah mengonfirmasi, bahwa rezim Zionis memiliki sekitar 90 hulu ledak yang terbuat dari plutonium, yang diproduksi di reaktor air berat Dimona. Israel membangun reaktor nuklir Dimona pada 1950-an, dengan bantuan pemerintah Prancis, kemudian dikembangkan dengan dukungan AS.

Baca juga : Gakkum Gagal Tangkap Pelaku Dan Pemodal Illegal Drilling Di Jambi

Israel sampai sekarang tidak mengizinkan inspeksi terhadap fasilitas nuklirnya dan menolak menandatangani Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT). [RSM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.