Dark/Light Mode

Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral Diteken Hari Ini

Semoga Kerja Sama Ekonomi RI-Singapura Makin Solid, Arus Investasi Mengalir Deras

Selasa, 9 Maret 2021 18:42 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing memegang dokumen Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral Indonesia-Singapura, dalam acara yang berlangsung virtual pada Selasa (9/3). (Foto: Kedubes Singapura)
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing memegang dokumen Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral Indonesia-Singapura, dalam acara yang berlangsung virtual pada Selasa (9/3). (Foto: Kedubes Singapura)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral Singapura-Indonesia (BIT), dalam pertemuan virtual pada hari ini, Selasa (9/3). Disaksikan oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, Duta Besar RI untuk Singapura Suryopratomo, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Perjanjian yang sebelumnya telah ditandatangani oleh kedua menteri, dan disaksikan oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo pada tahun 2018 ini, diyakini dapat memperkuat ekonomi dan kerja sama kedua negara.

Baca juga : Yasonna: Semoga Pemulihan Ekonomi Nasional Bisa Dikebut

Perjanjian Investasi Bilateral ini menetapkan aturan mengenai perlakuan terhadap investor dan kegiatan investasi Singapura-Indonesia. Serta perlindungan tambahan terhadap investasi yang ditanamkan kedua negara.

"Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral Singapura-Indonesia ini menandai tonggak penting dalam hubungan ekonomi yang sudah berlangsung lama. Perjanjian ini akan memberikan proteksi yang lebih besar kepada investor Singapura, yang menanamkan modalnya di Indonesia. Begitu pula sebaliknya," kata Chan dalam keterangan resmi Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura yang diterima RM.id, Selasa (9/3).

Baca juga : Bertemu Dubes Maroko, Bamsoet Harap Kerja Sama Ekonomi Terus Ditingkatkan

"Kami berharap, kerja sama ekonomi bilateral Singapura-Indonesia bisa semakin solid, dan arus investasi yang mengalir pun dapat semakin deras," imbuhnya.

Berdasarkan data tahun 2020, Indonesia tetap menjadi negara pertama yang menjadi tujuan investasi utama bagi Singapura, dengan nilai penanaman modal mencapai 9,8 miliar dolar AS. Di samping menjadi salah satu dari 10 mitra dagang terbesar, dengan nilai perdagangan 48,8 miliar dolar AS. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.