Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pamerin Senjata Tempur Baru

Moon Jae-In-Prabowo Mesra Banget Di Seoul

Sabtu, 10 April 2021 05:30 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Selatan Moo Jae-In menghadiri Roll-Out Ceremony dari prototipe jet tempur generasi selanjutnya KF-X/IF-X di Seoul, Korea Selatan,kemarin. (Foto : Dok. Kemhan).
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Selatan Moo Jae-In menghadiri Roll-Out Ceremony dari prototipe jet tempur generasi selanjutnya KF-X/IF-X di Seoul, Korea Selatan,kemarin. (Foto : Dok. Kemhan).

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) berkomitmen untuk terus mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan antar dua negara, juga di kawasan dan di internasional.

Komitmen itu kembali diu­capkan saat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, melaksanakan kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada Presiden Republic of Korea Moon Jae-In dan Perdana Menteri Republik Korea Chung Sye-Kyun, di Kantor Perdana Menteri RoK, Seoul, Korea Selatan, Jumat (9/4/2021).

Berita Terkait : Pastikan Sehat Dan Aman, Barantan Karantina Produk Pertanian Di Border

Tujuan kunjungan kerja Prabowo ke Korea Selatan kali ini dalam rangkaian acara The Roll-Out Ceremony dari prototipe jet tempur generasi selanjutnya KF-X/IF-X.

Dalam Roll-Out Ceremony KF-X/IF-X ini, Presiden Jokowi turut memberikan sambutannya secara virtual. Jokowi menyam­paikan ucapan selamat atas peluncuran pertama prototipe pesawat tempur KFX.

Berita Terkait : Siapapun Pasangannya, Prabowo Susah Menang

Jokowi menuturkan, sejak 2010, Indonesia dan Republik Korea telah menandatangani MoU tentang kerjasama pengem­bangan pesawat tempur KFX dan IFX untuk memenuhi kebutuhan alutsista berupa pesawat tempur kedua negara dalam waktu 30 hingga 40 tahun ke depan.

Karena itu, Jokowi mengu­capkan selamat kepada seluruh entitas di Republik Korea atas peluncuran pertama prototipe pesawat tempur KFX. Jokowi berharap prototipe pertama ini dapat menjadi “landmark mo­ment” bagi negara Korea secara umum, dan secara khusus bagi industri penerbangan Korea.
 Selanjutnya