Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bantu India Yang Diterjang Tsunami Covid, Rusia Nyumbang 22 Ton Peralatan Medis
Kamis, 29 April 2021 09:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, bantuan Rusia untuk penanganan Covid di India, diperkirakan tiba di Tanah Bollywood.
Lewat pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Rabu (28/4), Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan, pihaknya akan mengirimkan bantuan penanganan Covid seberat 22 ton, dengan menggunakan pesawat militer.
Bantuan seberat 22 ton itu terdiri dari 20 unit produksi oksigen, 75 ventilator, 150 monitor medis, dan 200 ribu pak obat-obatan.
"Ini adalah bentuk solidaritas kami terhadap pemerintah dan warga India. Sebisa mungkin, Rusia akan memberikan bantuan," ujar Putin dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri India, seperti dikutip Hindustan Times, Rabu (28/4).
Baca juga : Bantu India Tangani Corona, Kemenperin Siap Kirim Tabung Oksigen
Modi sangat berterima kasih menerima bantuan ini. Menurutnya, respon cepat Rusia terhadap situasi Covid di India saat ini, adalah simbol kemitraan kedua negara yang abadi.
Modi dan Putin telah menyepakati mekanisme dialog baru 2+2, yang melibatkan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara.
Mekanisme dialog seperti ini, sebelumnya sudah dijalankan India dengan tiga negara: Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.
Dalam percakapan via telepon pada Rabu (28/4), Modi dan Putin juga membahas kerja sama kedua belah pihak, dalam memerangi pandemi global.
Baca juga : Dukung ASEAN Bantu Myanmar, Australia Nyumbang 5 Juta Dolar
Putin menghargai keputusan India untuk memberikan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin Sputnik V Rusia.
Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri India yang dilansir Hindustan Times, para pemimpin kedua negara menyepakati rencana pembuatan vaksin Sputnik di India. Rencananya, vaksin tersebut akan digunakan di India, Rusia dan negara-negara lainnya.
Kloter pertama vaksin tersebut, kabarnya akan tiba pada akhir bulan ini. Pengembang Sputnik V telah menyepakati kerja sama dengan sejumlah perusahaan farmasi di India, untuk memproduksi 850 juta dosis vaksin setahun.
Berdasarkan data Johns Hopkins University AS, saat ini India mencatat 17.997.267 atau nyaris 18 juta kasus positif dengan 201.187 angka kematian.
Baca juga : Dunia Rame-rame Bantu India
Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus baru di India melonjak hingga 360.960, dengan 3.293 kasus kematian.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya