Dark/Light Mode

Kasus Positif Tembus 18 Juta

Ngeri, Tiap Hari 600 Warga India Tewas Kena Covid-19

Jumat, 30 April 2021 05:20 WIB
Warga menyaksikan kremasi massal jenazah pasien Covid-19 di New Delhi, India.
Warga menyaksikan kremasi massal jenazah pasien Covid-19 di New Delhi, India.

 Sebelumnya 
Rumah sakit di India juga kelabakan melayani pasien yang terus berdatangan. Banyak pasien akhirnya dirawat di luar rumah sakit atau terpaksa pulang. Bahkan ada yang meninggal karena antre untuk mendapatkan perawatan. Dilan­sir BBC, Seperti pasien Covid-19 Sushil Kumar Srivastava di Lucknow, Uttar Pradesh. Ketika ditemukan rumah sakit yang bisa merawatnya, nyawanya tak terselamatkan.

Sementara itu, pasokan ok­sigen cair di berbagai rumah sakit juga mulai menipis. Para dokter sampai-sampai meminta bantuan melalui berbagai me­dia sosial agar pasiennya dapat bertahan.

Baca juga : 1.867 Orang Yang Masuk Indonesia Terpapar Covid-19

Jumlah nyawa melayang akibat Covid-19 di India pun terus bertambah. Hingga Kamis (29/4), India sudah melaporkan 18,3 juta kasus, tercatat 379.257 kasus baru dan 3.645 kematian baru. Sementara itu, New Delhi sebagai salah satu titik penularan terparah di India melaporkan 381 kematian dalam sehari.

Enam negara bagian yang paling terdampak di India adalah Maharashtra (4,4 juta kasus), Kerala (1,49 juta), Karnataka (1,43 juta), serta Tamil Nadu dan Delhi (1 juta). Maharashtra adalah kawasan padat penduduk kedua setelah Uttar Pradesh (240 juta jiwa populasi). Sejauh ini di Uttar Pradesh, terdapat setidaknya 1 juta kasus.

Baca juga : India Dihantam Tsunami Covid

Harapan terbaik India untuk menahan laju penyebaran Covid-19 adalah dengan memvaksinasi populasinya yang besar. Pada Rabu (28/4), India membuka pendaftaran untuk semua orang yang berusia di atas 18 tahun untuk diberikan suntikan vaksin mulai Sabtu (1/5).

Namun India, yang merupa­kan salah satu produsen vaksin terbesar di dunia, tidak memi­liki persediaan untuk memenuhi syarat bagi sekitar 600 juta populasi yang akan disuntik.

Baca juga : Kasus Positif Nambah 5.656, Jawa Barat Masih Betah Di Tangga Teratas

Banyak orang yang mencoba mendaftar mengatakan mereka gagal, kemudian mengeluh di media sosial bahwa mereka tidak bisa mendapatkan jatah atau mereka tidak bisa mendaftar se­cara daring karena situs internet yang berulang kali macet.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.