Dark/Light Mode

Tak Hanya Foya-foya, Pangeran Saudi Tanam Modal Di Startup Makanan Prancis

Kamis, 3 Juni 2021 20:44 WIB
Pangeran Khaled bin Alwaleed bin Talal Al-Saud. (Foto IST)
Pangeran Khaled bin Alwaleed bin Talal Al-Saud. (Foto IST)

RM.id  Rakyat Merdeka - ViVeg, platform pemesanan makanan plant-based di bawah naungan KBW Ventures, perusahaan Pangeran Khaled bin Alwaleed bin Talal Al-Saud dari Arab Saudi, telah berinvestasi di startup teknologi pangan Prancis, Furahaa Group. Ini adalah investasi pertama startup Saudi di Eropa.

Furahaa Group berbasis di Paris didirikan pada 2015 oleh pengusaha Arthur Devillers, merupakan perusahaan induk dari sejumlah anak perusahaan makanan dan perhotelan. Kerja sama Furahaa dengan ViVeg adalah memberikan jasa layanan makanan cepat saji plant-based (makan yang bersumber dari tumbuhan/nabati).

“Ini adalah investasi pertama saya di pasar Prancis. Furahaa Group, yang didorong visi Arthur menjadi tempat kerja inklusif dan beragam, sambil memberi konsumen dan vendor pilihan makanan plant-based, membuat saya langsung tertarik dengan bisnis ini," ujar Pangeran Khaled yang juga vegan pada 25 Mei 2021 dilansir Arabnews.

Baca juga : Nggak Punya Partai, Kang Emil Tahu Diri

“Bisnis distribusi kuat, dan selama pandemi saya melihat perubahan yang cepat dan terorganisir," imbuhnya tak menyebutkan nilai finansial dari investasi yang dia lakukan.

Devillers menambahkan, Furahaa Group awalnya mencari investor yang berpikiran sama untuk menjamin stabilitas saham. “Kami ingin memenuhi kebutuhan bahan makanan nabati dengan lebih baik, karena Prancis belum memiliki protein alternatif dengan harga yang kompetitif," terangnya.

“Mendapatkan bahan-bahan berkualitas dengan harga bersaing adalah sebuah tantangan, jadi ini menyebabkan Grup Furahaa mengembangkan rantai pasokan dan aliran distribusi kami sendiri.”

Baca juga : Lebaran, Telkom Pastikan Kualitas Layanan Prima

Furahaa Group akan menggunakan investasi baru untuk membuka gerai di seluruh Prancis dan waralabakan model makanan cepat saji nabati. “Kami ingin berada di mana-mana seperti restoran cepat saji umumnya. Tapi kami menawarkan alternatif nabati, lezat, dan etis,” tambah Devillers.

Khaled merupakan seorang vegan alias orang yang hanya mengonsumsi makanan berbahan dasar tumbuhan. Ia kerap berinvestasi di sektor energi bersih dan berkelanjutan.

Selain itu Khaled yang bisa dibilang sudah kaya sejak lahir mengisi hidup tidak hanya berfoya-foya. Ia memilih menjadi pengusaha yang fokus menyasar bioteknologi dan agriculture technology. Konsep pertanian vertikal dan berteknologi tinggi, menurutnya mampu menyelesaikan masalah pangan yang terjadi di dunia.

Baca juga : Modi Disuruh Mundur

Selain menjadi pendiri dan pimpinan di KBW Ventures, Khaled juga menjabat sebagai pimpinan di perusahaan seperti Raimondi Cranes dan Arcadia Engineering yang berbasis di Rumania. 

Tak hanya itu, Khaled juga menjadi Ketua Dewan Pengawas Forum Bangunan Hijau Saudi. Lembaga ini merupakan salah satu organisasi non pemerintah di bawah naungan Perserikatan Bangsa-bangsa. Tugas lembaga ini mengadvokasi pemangku kepentingan bisnis, pemerintahan dan masyarakat sipil untuk memperjuangkan gerakan hijau di dunia dan memajukan pembangunan berkelanjutan di Arab Saudi.

Pada 2019 Khaled juga pernah ditunjuk sebagai Presiden Olahraga Saudi. Dia bertugas untuk mengajak warga negara lebih sehat dan aktif. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.