Dark/Light Mode

Duta Besar Georgia Untuk Indonesia Irakli Asashvili

Berharap RI Punya Kantor Kedubes Di Tbilisi

Rabu, 16 Juni 2021 07:48 WIB
Dubes Georgia, Irakli  Asashvili (kiri) ngobrol bareng Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Humas DPP PDIP)
Dubes Georgia, Irakli Asashvili (kiri) ngobrol bareng Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Humas DPP PDIP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hubungan kerja sama Georgia berharap Indonesia memiliki gedung Kedutaan Besar di negaranya. Hal itu sudah layaknya dilakukan karena hubungan kedua negara terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Georgia untuk Indonesia Irakli Asashvili saat sowan ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP di Jakarta, Senin (14/6).

“Kami ingin Indonesia punya kedutaannya sendiri agar kita bisa makin lancar meningkatkan kerja sama bilateral ke depan nya,” ujar Dubes Asashvili yang didampingi Deputy Head of Mission Akaki Dvali.

Berita Terkait : Manfaatkan Teknologi Digital, Sukseskan Vaksinasi

Dia ingin PDIP mendorong Pemerintah mendirikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tbilisi, Ibu Kota Georgia. “Kedutaan Besar Indonesia di Georgia bakal mempererat kerja sama. Sebab, saat ini, Indonesia hanya membuka Kedutaan Besar di Kiev, Ukraina, yang merang kap Armenia dan Georgia,” jelas Dubes yang sudah tiga tahun ngepos di Tanah Air ini.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyambut baik permintaan itu. Dia bakal menyampaikan usulan tersebut pada pemerintah. Hasto menyatakan, partainya selalu mendorong peningkatan kerja sama Indonesia dengan negara'negara lain. Termasuk, kerja sama dengan Georgia.

“PDIP ikut mengambil peran dalam meningkatkan persahabatan dan kerja sama Indonesia dengan negaranegara sahabat, termasuk di bidang ekonomi,” ujar Hasto.

Berita Terkait : Lepas 30 Perawat Jadi Tenaga Kesehatan Di UEA

Georgia merupakan negara yang dikenal memiliki komoditas ekspor berkualitas. Komo ditas itu berupa bahan tambang, produk kimia, hingga produk pertahanan. Namun Georgia juga tertarik dengan produk Indonesia. Seperti kopi, tepung kelapa, hingga minyak sawit.

Di penghujung kunjungannya, Dubes Asashvili memberikan buah tangan berupa wine dari kampung halamannya. Tidak mau kalah, Hasto pun memberikan sekotak cerutu asli buatan Indonesia.

Dubes Asashvili, yang juga pecinta cerutu, mengaku senang mendapatkan cin dera mata berupa barang kesukaannya. [DAY]