Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dihantui Ancaman Gelombang 3 Covid, India Siap Andalkan Vaksinasi

Senin, 19 Juli 2021 10:51 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di India (Foto: PTI)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di India (Foto: PTI)

 Sebelumnya 
India mengalami gelombang kedua Covid-19 yang begitu parah, dengan munculnya varian Delta yang lebih menular di awal tahun ini.

Pada puncak gelombang, tercatat lebih dari 400 ribu kasus dan 4.000 kematian per hari. 

Sektor kesehatan berjuang mengatasi kekurangan ranjang rumah sakit, oksigen dan obat-obatan.

Berita Terkait : Bantu Warga Terdampak Covid-19, Junimart Ajak Sumbangkan 50 Persen Gaji

Pemerintah menghadapi kritik tajam, karena tak mampu berbuat banyak di tengah rumitnya situasi tersebut. Bahkan, mengizinkan pertemuan dalam jumlah besar.

Pertemuan keagamaan jadi sorotan. Jumat (16/7), Mahkamah Agung meminta negara bagian Uttar Pradesh untuk mempertimbangkan kembali keputusan mengizinkan ziarah Hindu tahunan, Kanwar Yatra.

Dalam tradisi ini, umat Hindu berjalan tanpa alas kaki ke situs ziarah.

Berita Terkait : Lawan Covid-19, Banteng Jakarta Timur Gelar Vaksinasi

Tahun ini, India juga telah membatalkan pelaksanaan ibadah haji.

Asosiasi Medis India juga mengingatkan pemerintah, agar tidak membuka sesuatu terlalu cepat.

"Kita perlu wisata yang banyak mendatangkan keuntungan, perjalanan ziarah, dan semangat keagamaan. Tapi, itu bisa menunggu beberapa bulan lagi. Jika kita longgar, dan memberikan akses pada orang yang belum divaksin untuk hadir dalam berbagai pertemuan massal, maka siap-siap saja. Itu akan menjadi superspreader yang memicu gelombang ketiga Covid-19 ," demikian pernyataan asosiasi tersebut.

Berita Terkait : Bantu Tanggulangi Covid, Bank Muamalat Gelar Vaksinasi Gratis Untuk 3.500 Orang

Menggencarkan vaksinasi merupakan salah satu senjata India dalam menekan dampak pandemi Covid-19.

Selama 6 bulan, India telah memberikan 395 juta dosis vaksin. Sebanyak 5,6 persen populasi, telah divaksin penuh. Sementara yang baru mendapat satu dosis, mencapai 17 persen.
 Selanjutnya