Dark/Light Mode

Oktober, Malaysia Buka Kegiatan Ekonomi, Kontrol Pergerakan Di Mayoritas Negara Bagian Dicabut

Senin, 26 Juli 2021 22:53 WIB
PM Malaysia Muhyiddi Yassin (Foto: Instagram)
PM Malaysia Muhyiddi Yassin (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Malaysia berencana membuka kembali aktivitas perekonomiannya, dan mencabut kontrol pergerakan di sebagian besar negara bagian, pada awal Oktober mendatang. Ketika, cakupan vaksinasi diharapkan sudah meluas.

Hal ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin di hadapan parlemen, Senin (26/7).

Dalam kesempatan tersebut, PM Muhyiddin menjelaskan tentang Rencana Pemulihan Nasional (NRP), yang menguraikan langkah-langkah pemerintah keluar dari pembatasan pergerakan.

Berita Terkait : Berakhir 1 Agustus, Malaysia Tak Akan Perpanjang Lockdown

Aturan yang diperkenalkan pada Mei lalu, saat ini telah diterapkan secara nasional.

"Insya Allah, dengan upaya terus menerus untuk mendorong proses pemulihan dan meningkatkan program imunisasi, kami berharap sebagian besar negara bagian akan memasuki fase keempat pada awal Oktober,” papar Muhyiddin, seperti dikutip The Straits Times, Senin (26/7).

NRP 4 fase pertama kali diumumkan oleh Muhyiddin pada 15 Juni.

Berita Terkait : Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq, Kepentok Korupsi Rp 3,4 M

Fase I adalah yang paling ketat. Hanya layanan penting yang diizinkan beroperasi dalam fase ini. Kegiatan masyarakat dan aktivitas bisnis ditiadakan.

Sedangkan di Fase IV, masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal sehari-hari. Mayoritas sektor ekonomi diizinkan untuk dibuka kembali, dengan tunduk pada protokol kesehatan seperti pelacakan kontak dan jarak sosial.

Pada hari ini, Senin (26/7), 5 negara bagian: Kedah, Selangor, Negeri Sembilan, Melaka, Johor dan tiga wilayah federal: Kuala Lumpur, Putrajaya, Labuan - tetap menjalani lockdown di bawah Fase I.

Berita Terkait : Dirjen Kesehatan Malaysia: Covid-19 Kini Jadi Pandemi Bagi Orang Yang Belum Divaksin

Sedangkan 8 negara bagian lainnya: Perlis, Perak, Pahang, Kelantan, Terengganu, Penang, Sabah, dan Sarawak, telah beralih ke Fase II.
 Selanjutnya