Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Kami sangat senang karena kunjungan yang mulia merupakan pengikat dari hubungan yang baik antara Muhammadiyah dengan Pemerintah AS dan bangsa Indonesia,” kata Haedar.
Haedar berharap, AS memiliki kebijakan multilateral yang menjadikan Indonesia, ASEAN, dan Asia sebagai bagian penting dari masa depan perkembangan dan kemajuan dunia.
Baca juga : Puan Dorong Kadin Terus Berkontribusi Pulihkan Ekonomi Nasional
“Kami berharap, AS lebih pro-aktif dalam multikulturalisme, menjunjung tinggi demokrasi, hak asasi manusia, toleransi dan perdamaian tanpa satu negara merasa terancam oleh negara lain,” pesannya.
Haedar berharap, Negeri Paman Sam memiliki pandangan baru yang lebih ramah dan bersahabat terhadap umat Islam dan dunia Islam.
Baca juga : Jelang HBKN, Kementan Pantau Kondisi Luas Tanam Cabe Di Garut
“Kami berharap Amerika mempelopori pandangan positif terhadap kaum Muslim dan dunia Islam. Bahwa Islam bukanlah ancaman terhadap siapa pun. Tapi menjadi mitra untuk menegakkan perdamaian dan nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, toleransi dan perdamaian dunia,” pungkasnya. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya