Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Identitas Nggak Jelas, Korsel Pulangkan 1 Pengungsi Afghanistan
Jumat, 27 Agustus 2021 15:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) terpaksa mengembalikan seorang pengungsi Afghanistan ke Kabul, karena identitasnya tidak jelas.
Kantor Berita Yonhap mengatakan, pengungsi yang belum diidentifikasi itu, sejatinya tidak masuk dalam rombongan evakuasi.
Baca juga : Pemerintah Jangan Gegabah Sikapi Alih Kekuasaan Di Afghanistan
Pengungsi itu terbang dari Afghanistan ke Ibu Kota Pakistan, Islamabad bersama sekelompok besar pengungsi. Ia kemudian terciduk, saat petugas mengecek identitas jelang keberangkatan ke Seoul.
Seperti diketahui, setelah Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus 2021, warga Afghanistan berebut minta dievakuasi.
Baca juga : Pemerintah Pulangkan 129 PMI Yang Telantar Di Taiwan
Setiap harinya, Bandara Internasional Hamid Karzai selalu dipadati warga Afghanistan yang ingin meninggalkan negaranya, sebelum batas akhir evakuasi 31 Agustus 2021, yang disepakati Taliban dan AS.
"Pengungsi itu langsung kami kirim ke Kabul, dengan menggunakan pesawat militer. Urusan selanjutnya, kami serahkan kepada pemerintah AS," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Korsel, seperti dikutip Reuters, Jumat (27/8).
Total 390 warga Afghanistan, kini telah diungsikan ke Korsel. Termasuk profesional medis, pelatih kejuruan, dan juru bahasa yang bekerja untuk Kedutaan Korsel di Kabul. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya