Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Keberatan Negeri Kanguru Punya Kapal Selam Nuklir
Filipina Dukung Australia Imbangi Kekuatan China
Rabu, 22 September 2021 06:30 WIB
Sebelumnya
Suara Australia
Duta Besar (Dubes) Australia untuk ASEAN Will Nankervis menegaskan komitmen pihaknya untuk ASEAN. Sebagai mitra dialog ASEAN yang tertua, Negeri Kanguru itu menekankan, proyek kapal selam nuklir hanya untuk berbagi teknologi dan kemampuan.
Baca juga : RI dan Australia Bahas Kondisi Afghanistan
“Ini bukan aliansi atau pakta pertahanan,” ucap Dubes Will Nankervis dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.
“Dalam lingkungan strategis yang berubah dengan cepat, partisipasi Australia dalam Aukus akan memperkuat kemampuan untuk bekerja dengan mitra regional dalam mendukung stabilitas dan keamanan regional, dalam kerangka kerja berbasis aturan,” imbuhnya.
Baca juga : Bantu Sektor Pertanian Hulu Hingga Hilir, Pengamat Dukung KUR Pertanian
Perjanjian baru ini, lanjut Dubes Nankervis, tidak mengubah komitmen Australia terhadap ASEAN maupun dukungan berkelanjutan terhadap arsitektur regional yang dipimpin ASEAN. Ia menyebut, Australia tetap berkomitmen terus mendorong kawasan damai dan aman, dengan ASEAN sebagai pusatnya. Dan, untuk melengkapi serta memperkuat rancangan yang telah ada di bawah kepemimpinan ASEAN.
Sebagai negara dengan tiga samudera yang bergantung pada perdagangan internasional lintas laut, Australia memandang kapabilitas angkatan laut sebagai sesuatu yang sangat penting.
Baca juga : Terima Repatriasi 19 ABK Dari Kapal Perang Australia, TNI AL Kerahkan 2 KRI
“Kami melakukan ini agar kita semua dapat tumbuh dan berkembang di kawasan yang terbuka, stabil, dan inklusif, dengan ASEAN sebagai pusatnya,” pungkasnya. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya