Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Buka Perbatasan Mulai November, Australia Juga Mau Akui Vaksin Sinovac
Jumat, 1 Oktober 2021 20:53 WIB
Sebelumnya
Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia sebelumnya hanya menyetujui empat vaksin Covid-19, Pfizer (Comirnaty), AstraZeneca (Vaxzevria), Moderna (Spikevax), dan Vaksin Covid-19 Janssen. Namun, kini TGA juga telah meninjau vaksin lain yang digunakan secara luas di seluruh dunia.
Hari ini, TGA telah menerbitkan penilaian awal data tentang perlindungan yang ditawarkan vaksin Coronavac (Sinovac) dan Covishield (AstraZeneca/Serum Institute of India). TGA telah menyarankan bahwa vaksin ini harus dianggap sebagai 'vaksin yang diakui' untuk tujuan menentukan pelancong internasional yang dikategorikan telah divaksinasi dengan tepat.
Baca juga : November, Australia Buka Perbatasan Internasional
“Mendeklarasikan vaksin Covid-19 tertentu sebagai 'vaksin yang diakui' terpisah dari keputusan peraturan tentang apakah vaksin tersebut disetujui digunakan untuk vaksinasi di Australia, yang belum dibuat oleh TGA,” bunyi pernyataan resmi TGA.
Pemerintah Australia menyatakan, pengakuan dari dua vaksin tambahan ini merupakan tonggak utama menuju lebih banyak warga Australia yang divaksinasi di luar negeri untuk pulang lebih cepat. TGA akan melanjutkan penilaiannya terhadap vaksin lain untuk tujuan menentukan 'vaksin yang diakui' berdasarkan data yang tersedia dan data yang disediakan.
Baca juga : Mentalitas Juara Modal Greysia/Apri Samakan Skor 2-2
Dalam beberapa pekan mendatang, Kementerian Kesehatan Australia akan mempertimbangkan pembaruan penetapan Darurat Undang-Undang Biosekuriti. Hal ini untuk memfasilitasi beberapa perubahan peraturan bagi wisatawan Australia yang telah divaksinasi penuh dan akan melanjutkan Rencana Nasional untuk membuat Australia kembali normal dan membuka kembali negaranya dengan aman. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya