Dark/Light Mode

Diamankan Sebelum Mati Dipenggal

Gelang Berlian Ratu Prancis Marie Antoinette Laku Dilelang Rp 116,49 M

Rabu, 10 November 2021 13:51 WIB
Gelang berlian milik Ratu Prancis Marie Antoinette (Foto: The Guardian)
Gelang berlian milik Ratu Prancis Marie Antoinette (Foto: The Guardian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua gelang berlian milik mantan Ratu Prancis Marie Antoinette yang mati dipenggal di masa Revolusi Prancis, laku terjual dalam proses lelang di Jenewa seharga 7,46 juta franc Swiss. Atau setara Rp 113,46 miliar dengan asumsi kurs Rp 15.615,4.

Angka tersebut lebih tinggi beberapa kali dari perkiraan pra-penjualan, di tengah meningkatnya minat pecinta benda bersejarah, terhadap barang-barang perhiasan dan pakaian milik Marie Antoinette.

Tak jelas siapa yang membeli kedua gelang berlian tersebut, karena dibeli oleh pembeli anonim, melalui telepon.

Baca juga : Garuda Gelar Promo Tes PCR Dan Antigen Penumpang Cuma Rp 1

Gelang berlian itu pertama kali dimiliki Marie Antoinette pada tahun 1776. Dua tahun setelah wanita asal Austria itu menikah dengan Raja Louis XVI. Kala itu, Marie Antoinette berusia 16 tahun.

Setiap gelang terdiri dari tiga untaian berlian dan jepitan jepit besar, dengan total 112 berlian, termasuk batu potongan lama serta perak dan emas.

Marie Antoinette mati dipenggal pada tahun 1793, beberapa bulan setelah popularitas Raja Louis XVI jatuh.

Baca juga : Duh, Masih Banyak UU yang Bertentangan dengan Pancasila

Sebelum meregang nyawa di bawah alat pancung guillotine, Marie Antoinette yang kala itu dijuluki Madam Deficit karena dianggap menggerogoti keuangan negara, membungkus perhiasannya dengan kapas secara hati-hati.

Ia mengemasnya ke dalam kotak kayu, dan mengirimnya ke mantan duta besar Austria yang berada di Brussel, dengan surat perintah untuk menyimpannya di tempat yang aman.

"Gelang itu selamat dan diteruskan ke putrinya, Madame Royale, dan kemudian Duchess of Parma," ujar Max Fawcett, Kepala Departemen Perhiasan Balai Lelang Christie, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (10/11).

Baca juga : Sanksi Denda Pelanggar PSBB Transisi Capai Rp 1,6 Miliar

"Anak perempuan Marie Antoinette yang masih hidup, Marie Thérèse menerima perhiasan itu saat kembali ke Austria, tambah rumah lelang itu. Gelang itu disimpan dalam garis keturunan kerajaan selama lebih dari 200 tahun," tulis rumah lelang Christie dalam buku katalog.

Fawcett menuturkan, perhiasan berusia lebih dari 200 tahun dan mengandung sejarah kerajaan Prancis benar-benar sangat diperhatikan oleh para kolektor dan pecinta perhiasan dari seluruh dunia. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.