Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bertemu Media Secara Virtual

Gus Halim Paparkan Soal Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Rabu, 6 Oktober 2021 17:17 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

 Sebelumnya 
Update Pemutakhiran Data Berbasis SDGs Desa

Hingga 6 Oktober 2021, sebanyak 44.520 desa atau setara 59 persen yang telah menuntaskan proses pendataan berbasis SDGs Desa.

Berita Terkait : Mendes Dorong Warga Desa Dapat Vaksin Dosis Kedua

Rukun tetangga (RT) yang telah terdata sebanyak 485.280 RT dengan 30.901.327 keluarga sebanyak 92.172.656 jiwa atau 76 dari total warga desa.

"Data dikumpulkan oleh 1.575.944 relawan pendataan desa dengan penggunaan dana desa untuk pemutakhiran data SDGs Desa Rp1.572.553.390.689 atau setara Rp23 juta per desa," ungkap Gus Halim.

Berita Terkait : Masa Pandemi, Gus Halim Minta Pegawai Kemendes Jadi Role Model

Dia menegaskan, sesuai Permendesa Nomor 21 Tahun 2020 menyebutkan jika Desa merupakan pemilik data dasar SDGs Desa dan kepala Desa wajib memutakhirkan data berbasis SDGs Desa itu.

Update Dana Desa

Berita Terkait : Ini Kunci Sederhana Penuntasan Kemiskinan Ekstrem

Hingga 6 Oktober 2021, dana Desa yang dicairkan sebesar Rp 51.434.615.356.838 atau setara 71,44 persen dari total anggaran Rp72 Triliun. Dana Desa telah dicairkan ke 74.890 desa atau sebesar 99,91 persen.

Dana Desa yang cair itu, untuk Desa Aman Covid-19 telah disalurkan Rp 4.120.771.938.521, untuk BLT Dana Desa Rp 15.427.595.100.000, untuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Rp 4.246.995.407.578 dan Dana Desa untuk kegiatan pembangunan desa di luar skema PKTD Rp 27.639.252.910.739. [DIR]