Dark/Light Mode
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Nabi Muhammad SAW mempunyai banyak kapasitas. Selain sebagai nabi dan rasul, ia juga sebagai kepala pemerintahan dunia Islam yang berpusat di Madinah hingga akhir hayatnya.
Baca juga : Sanksi Spiritual (2)
Ia juga memiliki sejumlah profesi dan talenta, seperti sebagai pedagang, panglima militer, kepala rumah tangga, dan sebagai guru. Yang menarik dikaji di sini ialah kapasitasnya sebagai seorang negarawan atau dalam istilah sekarang guru bangsa.
Semenjak Nabi hijrah ke Yatsrib, kemudian diganti namanya oleh Nabi menjadi Madinah, atas undangan dua suku utama yaitu suku Aus dan suku Khazraj, kedua suku ini masing-masing meminta Nabi untuk bermukim ke lingkungan suku mereka.
Baca juga : Tahun Baru: Fa Aina Tadzhabun? (2)
Hampir saja terjadi konflik gara-gara memerebutkan Nabi. Untungnya Nabi memberikan solusi dengan mengatakan, keputusannya diambil berdasarkan “keputusan” unta beliau. Di mana unta itu berhenti, di situlah beliau akan bermukim.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.