Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Dalang Wayang Politik
Sebelumnya
Kocap kacarito, Semar berniat membangun khayangan dalam rangka memperbaiki perilaku satria yang diemongnya. Untuk mewujudkan niat tersebut, Semar mengutus anaknya Petruk dan Gareng menghadap Prabu Puntadewa di kerajaan Amarta untuk meminjam pusaka Jamus Kalimasada. Dalam waktu bersamaan Prabu Baladewa dan Patih Sengkuni sudah berada di Amarta untuk maksud yang sama yakni meminjam Kalimasada.
Prabu Baladewa meminjam pusaka Kalimasada atas suruhan Prabu Duryudana untuk meruwat kerajaan Hastina. Patih Sengkuni tidak terima Kalimasada dipinjamkan kepada Semar. Karena menurut Sengkuni kasta Semar hanyalah rakyat biasa tidak berhak meminjam pusaka Kalimasada.
Baca juga : Dendam Politik Widura
Terjadi salah paham antara delegasi Kurawa dengan Petruk. Petruk tidak bisa menerima apa yang dituduhkan Patih Sengkuni kepada dirinya. Maka terjadilah perang tanding antara para Kurawa melawan Petruk. Petruk sempat keseser melawan Kurawa. Melihat Petruk kewalahan, Hanoman datang untuk membantu Petruk mengundurkan Kurawa.
Prabu Puntodewa turun tangan melerai pertikaian antara Patih Sengkuni dan Petruk. Puntodewa bertindak bijaksana dan adil terhadap utusan Hastina dan Klampis Ireng. Siapa saja boleh meminjam Kalimasada asal memberikan jaminan berupa kembang Jati Wasesa. Dan kelak Semar yang dapat memberikan kembang Jati Wasesa kepada Prabu Puntodewa.
Baca juga : Intervensi Wahyu Ratu
“Seorang pemimpin harus berlaku adil seperti Prabu Puntodewa, Mo,” sela Petruk membuyarkan lamunan Romo Semar. “Betul, Tole. Seorang pemimpin selain adil, tidak boleh mencla-mencle dalam bertutur kata. Keteladanan seorang pemimpin dapat dilihat dari ucapan dan tindakannya. Itulah hakekat dari konsep Presisi polisi saat ini,” sahut Semar. [Oye]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.