Dark/Light Mode

Teologi Lingkungan Hidup (107)

Resakralisasi Alam Semesta (1) Mendamaikan Mitos Dan Logos (1)

Kamis, 11 Januari 2024 05:45 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Mitos mengantarkan manusia untuk menghayati kebenaran paling mendalam, mengajak orang untuk menyadari orang akan adanya kehidupan sesudah mati. Mengingatkan keabadian hidup di dalam sebuah dunia yang serba lain. Mitos juga mengajarkan kepada orang seolah-olah pengalaman hidup sudah terjadi dengan begitu mengesankan dan diberikan keyakinan kalua sebuah kejadian bisa berulang kembali,

Berbeda dengan logos, yang selalu berpijak di atas dasar logika di dalam mengukur dan menentukan eksistensi sebuah zat-tertentu, mitos lebih banyak mengandalkan rasa di dalam mengukur sebuah fenomena atau fakta tertentu.

Baca juga : Pembelajaran Dari Laut Mati

Mitos lebih banyak terpengruh oleh otak kanan, sedangkan logos lebih banyak terpengaruh oleh otak kiri. Otak kanan manusia lebih banyak mengadopsi kualitas intuitif dan kreatif, seringkali berkaitan dengan gambar, dan sifat-sifat keseluruhan (the holeness), pendekatannya lebih kokomperhensif, sintesa, menyatukan, dan berfikir serentak dan menyeluruh, berfikir serentak, dan bebas waktu.

Masyarakat adat-tradisional yang lebih komperhensif, lebih religious mindedness, lebih mengandalkan feeling, religious mindedness, dan lebih banyak memperlakukan alam sebagai obyek sekaligus subyek. Berbeda dengan aktifitas otak kiri yang lebih parsial, lebih kritis, lebih fragmatis, lebih banyak mengandalkan rasionalitas, dan tentunya lebih bersifat provan.

Baca juga : Pembelajaran Dari Misteri Sumur Nabi Ayub

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 11 Januari 2024 dengan judul "Teologi Lingkungan Hidup (107), Resakralisasi Alam Semesta (1) Mendamaikan Mitos Dan Logos (1)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.