Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Beragama Dalam Keberagaman (48)
Agama Masyarakat Pesisir Ciamis
Tausiah Politik
Sebelumnya
Mereka yakin kalau melanggar petuah ini akan diintai oleh bahaya. Jumat Kliwon dianggap hari keramat dan sering dihubungkan dengan aktivitas Penguasa Laut Selatan, Nyai Roro Kidul. Mitos Nyai Roro Kidul bagi masyarakat Jawa Barat agak berbeda dengan mitos Nyai Roro Kidul Yogyakarta dan Jawa Timur.
Masyarakat Jawa Barat mempersepsikannya sebagai Ngegeugeuh, semacam makhluk gaib yang suka mengganggu seperti halnya Kutilanak, Jurig, Tuyul, dan lain-lain. Nyai Roro Kidul dibayangkan bisa tampil menjadi sosok makhluk seperti perempuan cantik dan lembut tetapi juga bisa berganti wajah dengan bentuk yang amat mengerikan. Karena itu, hubungan manusia, khususnya nelayan perlu selalu harmonis.
Bentuk-bentuk ritual warga masyarakat ini dapat diidentifikasi sebagai berikut:
Baca juga : Agama Cina Hakka Di Singkawang
1) Sebagai tindakan magis, yang menggunakan benda-benda tertentu yang dianggap sakral, tindakan religius sebagai warisan leluhur yang memiliki keampuhan yang sama dengan benda-benda tersebut.
2) Ritual konstitutif yang mengungkapkan hubungan sosial dengan merujuk kepada pengertian-pengertian mistik.
3) Ritual fiktif yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas atau kekuatan batin.
Bentuk-bentuk ritual dalam masyarakat pesisir lebih ramai daripada masyarakat daratan. Hal ini mungkin disebabkan karena penghidupan nelayan sulit diprediksi. Kadang-kadang sehari semalam melaut, tetapi tidak memperoleh hasil yang memadai.
Adakalanya melaut sebentar, tetapi produktivitas tangkapan ikannya lebih besar. Fluktuasi penghasilan nelayan tradisional ini membuka peluang ritual-ritual keagamaan dan kepercayaan.
Modernisasi masyarakat pantai, terutama saat sekarang ini, digalakkan produktivitas kelautan, diharapkan masyarakat pantai yang terjerat oleh mitos-mitos destruktif bisa direorientasikan kepada hal-hal yang lebih produktif.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Kamis, 2 Januari 2025 dengan judul "Beragama Dalam Keberagaman (48) Agama Masyarakat Pesisir Ciamis"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.