Dark/Light Mode
Moderasi Beragama Di Indonesia (5)
Filosofi “Bhinneka Tunggal Ika”
Tausiah Politik
Sebelumnya
Penyerangan aliran yang dianggap kelompok “sesat” oleh majelis ulama seringkali menjadi target. Di antara berbagai golongan saling mengkafirkan dan saling usir-mengusir dan bahkan bunuh-bunuhan lantaran dipicu penafsiran sumber ajaran agama.
Tentu saja kenyataan ini sangat disesalkan karena mereka sama-sama berpegang kepada kitab suci yang sama tetapi mereka saling bermusuhan satu sama lain.
Baca juga : Memahami Background Indonesia (Bagian 2)
Indonesia yang menghayati motto: Bhinneka Tunggal Ika seharusnya konflik horizontal tidak perlu terjadi. Meskipun suku, etnik, agama dengan berbagai aliran dan mazhabnya berbeda-beda namun persamaan historis sebagai satu bangsa yang pernah mengalami pahit getirnya perjuangan melawan penjajah membuat perbedaan-perbedaan tersebut ibarat sebuah lukisan yang berwarna-warni membuat lukisan itu menjadi lebih indah dan arstistik.
Semangat keindonesiaan ini seharusnya mampu melenturkan kelompok-kelompok etnik dan ajaran agam sebagai di Indonesia. Sekian lama konflik horizontal tidak pernah terjadi di Indonesia dalam masa proto Indonesia.
Baca juga : Memahami Background Indonesia (Bagian 1)
Belakangan setelah Indonesia bersentuhan dengan nilai-nilai kemasyarakat, sebagai pengaruh globalisasi, bangsa Indonesia mulai berkenalan dengan konflik horizontal yang bertema keagamaan.
Kristalisasi nilai-nilai keindonesiaan telah berhasil mengantarkan bangsa ini menjadi satu kesatuan wilayah geografis dan kultural yang kuat, sehingga mampu mengusir kekuatan penjajah dan kekuatan tentara sekutu.
Baca juga : Mengapa Moderasi Beragama Penting?
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Kamis, 16 Januari 2025 dengan judul "Moderasi Beragama Di Indonesia (5) Filosofi Bhinneka Tunggal Ika"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.