Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Moderasi Beragama Di Indonesia (34)
Antara Kebablasan Dan Pembengkakan Kualitas
Tausiah Politik
Sebelumnya
Kelompok optimistik ini beranggapan bahwa yang terjadi dewasa ini bukanlah dekadensi moral secara fatal seperti yang digambarkan kelompok pesimis. Akan tetapi yang terjadi saat ini ialah terjadinya pembengkakan kualitas umat dan warga bangsa.
Buah dari proklamasi dan kebebasan berekspresi dan berkreasi. Akibatnya budaya membeo dan yesman sudah mulai ditinggalkan orang. Mereka membedakan secara kritis antara dekadensi moral dan pembengkakan kualitas umat.
Baca juga : Antara Sentripetal Dan Sentrifugal
Yang terjadi di dalam masyarakat kita bukan krisis keadaban publik tetapi meningkatnya daya kritis masyarakat sebagai akibat dari peningkatan kualitas pendidikan yang berbanding lurus terbukanya kebebasan berpendapat di dalam masyarakat. Pandangan kritis yang disampaikan seseorang atau kelompok orang tidak mesti harus diartikan sebagai ketidakberadaban.
Situasi batin dan mental sebagian di antara kita yang belum bersedia menerima perubahan drastis ini. Selama kita berada di dalam bimbingan akal sehat dan tetap kita berpegang teguh kepada nilai-nilai luhur bangsa dan agama kita, maka di situ ada keyakinan bahwa Tuhan insya Allah akan tetap bersama kita.
Kita tidak boleh pesimistik dan berkecil hati menatap masa depan. Nabi Muhammad pernah memberikan sugesti: “Sekalipun besok sudah pasti kiamat tetaplah kalian menanam pohon!”
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Selasa, 25 Februari 2025 dengan judul "Moderasi Beragama Di Indonesia (34) Antara Kebablasan Dan Pembengkakan Kualitas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.