Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Moderasi Beragama Di Indonesia (35)
Belajar Kearifan Dari The Founding Fathers
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - The Founding Fathers, yang merintis NKRI, sepertinya lahir mendahului zamannya. Sulit dibayangkan pemikiran sedemikian bijak lahir di masa itu. Padahal, mereka yang menjadi korban langsung dari ganasnya penjajahan.
Mereka bekerja tanpa dukungan APBN. Mereka seperti tidak punya dendam sama sekali. Mereka juga begitu lapang dadanya menerima perbedaan lalu diramu menjadi sebuah prinsip yang lebih popular dengan Bhinneka Tunggal Ika, bercerai berai, berbeda-beda tetapi tetap menjadi satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan satu sama lain.
Kelapangan dada The Founding Fathers bukan hanya di dalam menghadapi tantangan eksternal berupa rongrongan dari negara-negara yang tidak ingin melihat Indonesia bersatu.
Baca juga : Antara Kebablasan Dan Pembengkakan Kualitas
Akan tetapi yang tak kalah beratnya ialah tantangan internal, sesama para pejuang dan pahlawan bangsa. Sedemikian banyak tokoh merasa paling berjasa dan masing-masing merasa punya hak untuk memasukkan pikiran-pikirannya di dalam menciptakan Indonesia masa depan yang lebih konstruktif, tetapi satu-sama lain mereka penuh tenggang rasa, akhlak karimah, dan tawadhu.
Ini yang perlu diapresiasi oleh para generasi pelanjutnya. Sebagai contoh, meskipun berasal dari satu daerah, begitu tajam perbedaan pendapat antara Muhammad Yamin dan Muhammad Hatta, tetapi tetap tampil begitu kompak di depan publik.
Bung Karno dengan segala kelebihannya tetap memberikan apresiasi kepada semua sahabat seperjuangannya, walaupun harus bersabar menjadi pendengar aktif selama berjam-jam. Ego lokal dan kedaerahan bisa diredam demi mewujudkan sebuah harapan: Indonesia Merdeka!
Baca juga : Antara Sentripetal Dan Sentrifugal
Para The Founding Fathers kita juga belajar dari generasi sebelumnya, terutama kearifan dan ketabahan Wali Songo di dalam mengemban misi suci agama yang diembannya.
Tantangan Wali Songo tidak bisa dipandang enteng namun tak satu pun di antara mereka terekam pernah mengeluh dan meninggalkan misi perjuangannya.
Mereka berpencar memainkan strategi da’wah mereka sehingga mereka semua meninggal di tempat yang berbeda. Demikian pula para muridnya, juga meninggal di hampir seluruh belahan bumi nusantara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.