Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
Sebelumnya
Mereka memiliki sesuatu yang lebih, tetapi tidak pernah berbagi dengan yang lain. Mereka yang merasa cukup hubungan formalnya dengan Allah tetapi tidak mau tahu penderitaan orang lain, inilah yang disebut terkecoh dan dianggap orang beragama secara palsu.
Ayat-ayat dalam surah tersebut di atas juga menegaskan bahwa kesalehan individual semata tidak cukup tetapi harus diparalelkan dengan kesalehan sosial. Sebaliknya hanya dengan kesalehan individu juga tidak cukup, tetapi harus paralel dengan kesalehan sosial.
Baca juga : Menyikapi Kelompok Radikal
Lebih celaka lagi jika seseorang tidak saleh secara individual dan tidak saleh juga secara sosial. Kesalehan itu tentu saja bukan saja saleh secara individu tetapi dalam kapasitas kita sebagai pemimpin institusi, minimum memimpin rumah tangga, harus juga dilakukan penyalehan secara kolektif, baik secara individu maupun secara sosial kepada bawahan dan seluruh anggota keluarga. Karena kita semua digambarkan dalam hadis Nabi sebagai pemimpin dan bertanggung jawab terhadap komunitas yang dipimpin (kullukum ra’in wa kullu ra’in masulun ‘an ra’tih).
Jika semua umat beragama, melaksanakan agama dengan baik dan benar, maka yang akan diuntungkan ialah kita sebagai warga bangsa. Demikian pula, jika kita menjadi warga Negara yang baik dan benar, maka yang diuntungkan ialah kita sebagai umat. Inilah arti umat dan warga bangsa menjadi satu.
Baca juga : Dekadensi Atau Pembengkakan Kualitas?
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Senin, 3 Maret 2025 dengan judul "Moderasi Beragama Di Indonesia (40) Apa Arti Hidup Beragama?"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.