Dark/Light Mode

Keajaiban Al-Qur’an (25)

Misteri Tsunami

Senin, 7 April 2025 05:58 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Sebagai contoh, hujan yang tadinya pembawa rahmat (QS al-An’am/ 6:99), tiba-tiba menjadi sumber malapetaka banjir yang memusnahkan areal kehidupan (QS Al-Baqarah/2:59). Gunung-gunung yang tadinya sebagai pasak bumi (QS An-Naba’/78:7), tiba-tiba memuntahkan debu, lahar panas, dan gas beracun (QS Al-Mursalat/77:10). Angin yang tadinya mendistribusi awan (QS Al-Baqarah/2:164) dan menyebabkan penyerbukan dalam dunia tumbuh-tumbuhan (QS Al-Kahfi/18:45), tiba-tiba tampil begitu ganas memporak-porandakan segala sesuatu yang dilewatinya (QS Fushshilat/ 41:16). Laut yang tadinya begitu pasrah melayani mobilitas manusia (QS Al-Haj/ 22:65), tiba-tiba mengamuk dan menggulung apa saja yang dilaluinya (QS Al-Takwin/ 81:6). Kilat dan guntur tadinya menjalankan fungsi positifnya, melakukan proses nitrifikasi (nitrification process) untuk kehidupan makhluk biologis di bumi (QS Ar-Ra’d/ 13:12), tiba-tiba menonjolkan fungsi negatifnya, menetaskan larva-larva betina (telur hama) yang kemudian memusnahkan berbagai tanaman para petani (QS Ar-Ra’d/ 13:12). Disparitas flora dan fauna tadinya tumbuh seimbang mengikuti hukum-hukum ekosistem (QS Ar-Ra’d/ 13:4), tiba-tiba tumbuh dan berkembang menyalahi keseimbangan dan pertumbuhan deret ukur kebutuhan manusia (QS Al-A’raf/ 7:132).

Baca juga : Misteri Kilat (al-Barq) Dan Proses Nitrifikasi

Kejadian-kejadian tersebut ternyata diawali dengan keserakahan pola hidup manusia yang melampaui batas kewenangannya sebagai khalifah, sebagaimana diamanatkan Allah SWT Contohnya, umat Nabi Nuh yang keras kepala dan diwarnai berbagai kezaliman (QS An-Najm/ 53:52), dihancurkan dengan banjir besar dan mungkin gelombang tsunami pertama dalam sejarah umat manusia (QS Hud/11:40); umat Nabi Syu’aib yang penuh dengan korupsi dan kecurangan (QS Al-A’raf/7:85; QS Hud/11:84-85) dihancurkan dengan gempa yang menggelegar dan mematikan (QS Hud/11/94); umat Nabi Shaleh yang kufur dan dilanda hedonisme dan cinta dunia yang berlebihan (QS Al-Syu’ara’/26:146-149) dimusnahkan dengan keganasan virus yang mewabah dan gempa (QS Hud/11:67-68); umat Nabi Luth yang dilanda kemaksiatan dan penyimpangan seksual (QS.Hud/11:78-79) dihancurkan dengan gempa bumi dahsyat (QS Hud/11:82); penguasa Yaman, Raja Abraha, yang berusaha mengambil alih Ka’bah sebagai bagian dari ambisinya untuk memonopoli segala sumber ekonomi, juga dihancurkan dengan cara mengenaskan sebagaimana dilukiskan dalam surah Al-Fil (QS al-Fil/105:1-5).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.