Dark/Light Mode

Berguru Kepada Impersonal Teachers (9)

Berguru Kepada Unta

Kamis, 8 Mei 2025 06:22 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Di dalam Al-Qur’an diceritakan sebuah kasus yang menimpa Raja Tsamud karena tidak menyayangi bahkan memusuhi unta: “Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka, Saleh. Ia berkata. Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. 

Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya, dengan gangguan apa pun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.” (QS Al- A’raf/ 7:73)

Baca juga : Berguru Kepada Burung Merpati

Akibatnya, kedhaliman kaum Tsamud terhadap unta itu diturunkan azab mengerikan, yakni berupa epidemi unta yang mematikan. Diawali dengan munculnya gejala-gejala aneh yang berlangsung selama tiga hari (QS 11:64). Hari pertama kulit mereka kuning, hari kedua berubah warna merah, dan hari ketiga menjadi hitam lalu diperdengarkan suara menggelegar di langit membuat mereka mati bergelimpangan di rumah mereka (QS 7:78, 11:67 & QS Al-A’raf/ 7:78).

Ironisnya, Nabi Shaleh dan para pengikut setianya tidak terkena azab itu. Mereka sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan warna kulit. Mereka juga tidak mendengar suara dahsyat di langit. Kalangan pakar mengatakan unta yang disembelih ramai-ramai itu mengandung virus berbahaya. Hanya Nabi Shaleh dan para pengikutnya tidak makan daging unta itu, makanya mereka selamat. Subhanallah.

Baca juga : Berguru Kepada Burung-Burung Nabi Ibrahim

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Kamis, 8 Mei 2025 dengan judul "Berguru Kepada Impersonal Teachers (9), Berguru Kepada Unta"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.