Dark/Light Mode

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (5)

Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 3)

Jumat, 18 Juli 2025 06:16 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Iqra' tanpa bi ismi Rabbik bisa menjadi malapetaka kemanusiaan. Demikian pula sebaliknya. Mungkin ayat inilah yang menginspirasi Albert Einstein yang pernah membuat statement mengejutkan: "Ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu lumpuh".

Arah kesimpulan buku Prof Hull seolah ingin menguatkan QS Al-Fath/110: "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat".

Baca juga : Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 2)

Periode kelima ini terbentang peluang besar dunia Islam. Siapkah mereka untuk naik panggung dalam sejarah peradaban dunia, tergantung kesiapan umat Islam sendiri. Bagaimana kita menerjemahkan ajaran Islam sehingga dapat diterima semua pihak (rahmatan lil 'alamin) dan pada sisi lain bagaimana umat Islam mampu menampilkan diri tidak menjadi ancaman terhadap orang selainnya.

Di sinilah peran besar umat Islam Indonesia bisa menampilkan diri sebagai kiblat peradaban baru dunia Islam.

Baca juga : Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 1)

Filosofi peradaban Islam sebagai hasil ramuan antara spirit sains dan spirit agama cenderung disambut baik oleh kalangan ilmuwan dan budayawan, meskipun di sana-sini juga muncul kekhawatiran dalam bentuk Islamo Phoby sebagai akibat aksi kekerasan yang dilancarkan sekelompok garis keras yang tidak jelas ke mana arahnya dan apa tujuannya.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Jumat, 18 Juli 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (5) Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 3)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.