Dark/Light Mode

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (36)

Karya Peradaban Islam: Dasar-Dasar Metode Ilmiah

Kamis, 18 September 2025 06:30 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Sementara ketika itu dari kalangan gereja masih memperdebatkan apakah bumi itu bulat atau datar. Al-Biruni saat itu sudah melakukan perhitungan keliling bumi dengan menggunakan pendekatan perhitungan trigonometri.

Karya Al-Biruni saat itu langsung mematikan anggapan yang mengatakan bahwa bumi itu laksana tikar terbentang luas. Karena ia mengasumsikan bumi seperti bola maka dengan data geologi,

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Observatorium

Al-Biruni dapat menentukan tinggi puncak gunung yang merupakan titik tertinggi yang diukur dari atas permukaan laut. Ia menemukan bahwa lingkaran O merupakan titik pusat bumi.

Titik A adalah titik di permukaan bumi yang menjadi kaki gunung yang tertinggi. Titik B adalah titik di permukaan bumi yang merupakan titik singgung garis PS pada lingkaran permukaan bumi.

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Optik

Titik A dan B yang ketinggiannya sama pada bidang permukaan laut, yang dipilih menjadi acuan pengukuran ketinggian suatu posisi dari permukaan bumi (h=0). Garis AP = tinggi gunung (h). Garis OB yang ditarik dari pusat bumi (O) adalah garis tegak lurus dengan garis PS, karena sesuai dalil geometri, garis yang menyinggung lingkaran akan tegak lurus dengan jari-jari lingkaran yang melalui titik singgung garis tersebut dengan lingkaran (titik B).

Teori Al-Biruni ini digunakan untuk merancang alat yang lebih memudahkan melakukan berbagai macam perhitungan dalam dunia fisika. Ia sendiri turun tangan menguji akurasi setiap peralatan yang dirancangnya.

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Penemuan Aljabar

Ternyata teori Al-Biruni juga digunakan untuk mengukur ketinggian pegunungan Himalaya yang rata-rata ketinggian puncaknya sekitar 6000 M, dengan puncak ketinggian Mount Everest (9000 M) dan pegunungan Hindu Kush, Afganistan yang tingginya 7000 M. (Lihat dalam Husain Heriyanto, Menggali Nalar Saintifik Peradaban Islam, 2011).

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Kamis, 18 September 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (36) Karya Peradaban Islam: Dasar-Dasar Metode Ilmiah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.