Dark/Light Mode

Sosiologi Korupsi (9)

Alam Semesta pun Murka 

Selasa, 13 Januari 2026 06:09 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Al-Qur’an menginformasikan bahwa bencana alam sering kali diawali oleh penyimpangan perilaku manusia di dalam masyarakat. Dengan kata lain, perilaku makrokosmos sering kali berbanding lurus dengan perilaku mikrokosmos. Sebagai contoh, umat Nabi Nuh yang keras kepala dan diwarnai berbagai kezaliman (QS Al-Najm [53]: 52), dihancurkan dengan banjir besar (QS Hud [11]: 40). Umat Nabi Syu’aib yang penuh dengan praktik korupsi dan kecurangan (QS Al-A’raf [7]: 85; QS Hud [11]: 84-85) dihancurkan dengan gempa yang menggelegar dan mematikan (QS Hud [11]: 94).

Umat Nabi Shaleh yang kufur serta dilanda hedonisme dan cinta dunia yang berlebihan (QS As-Syu’ara’ [26]: 146-149) dimusnahkan dengan keganasan wabah penyakit dan gempa (QS Hud [11]: 67-68). Umat Nabi Luth yang dilanda kemaksiatan dan penyimpangan seksual (QS Hud [11]: 78-79) dihancurkan dengan gempa bumi dahsyat (QS Hud [11]: 82).

Baca juga : Jika Hak Alam Dikorupsi 

Begitu pula Raja Abraha dari Yaman yang berambisi mengambil alih Ka’bah demi memonopoli sumber ekonomi; ia dihancurkan dengan cara yang mengenaskan sebagaimana dilukiskan dalam Surah Al-Fil (QS Al-Fil [105]: 1-5).

Menyadari fenomena alam yang semakin tidak bersahabat, tentu tidak bijaksana jika kita hanya menyalahkan faktor “ketuaan” alam atau sekadar menghubungkannya dengan tanda-tanda kecil (‘alamat al-shughra) kiamat. Hal utama yang perlu dilakukan guna mengembalikan posisi alam semesta sebagai pendukung kekhalifahan manusia adalah meluruskan kembali jalan pikiran manusia yang bengkok, melembutkan hati yang kasar, dan membersihkan jiwa yang kotor.

Baca juga : Pembuktian Terbalik ala Nabi Yusuf

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Selasa, 13 Januari 2026 dengan judul "Sosiologi Korupsi (9) Alam Semesta pun Murka"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.