Dark/Light Mode
Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Pada Sabtu (30/5/2026) saya menjadi pembicara acara yang diselenggarakan oleh “Asian Medical Student Association (AMSA)” Indonesia distrik 2 Jakarta.
AMSA adalah organisasi yang berbasis anggota (member-based organization), melalui tiga filosofinya, yaitu Knowledge, Action, Frienship.
Kegiatan kali ini diadakan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Ceger, Jakarta Timur, dengan peserta para penghuni Panti Sosial seperti anak-anak Yatim Piatu sekitar lokasi serta kader kesehatan setempat.
Ada lima hal yang saya sampaikan. Pertama, di dunia setiap tahunnya ada sekitar 7 juta orang yang meninggal akibat polusi udara. Kita memang belum punya angka Indonesia atau Jakarta, tetapi polusi udara pasti berdampak buruk bagi kesehatan kita.
Kedua, polusi udara berdampak buruk bagi kesehatan karena mengandung dua unsur, yaitu komponen gas mencakup O3 (ozon), CO (karbon monoksida), CO2 (karbon dioksida), NO (nitrogen monoksida), NO2 (nitrogen dioksida), dan SO3 (sulfur trioksida), serta komponen partikel terdiri atas zat padat berukuran <2,5 µm dan berukuran <10 µm.
Ketiga, polusi udara dapat terjadi di luar ruangan yang kita kenal selama ini, tetapi juga dapat terjadi di dalam ruangan, antara lain karena asap rokok, sindroma gedung sakit (sick building syndrome) dan lain-lain.
Keempat, dampak buruk polusi udara pada kesehatan dapat berupa penyakit paru dan pernapasan, gangguan jantung dan pembuluh darah, stroke dan lain-lain. Penyakit Paru yang berkaitan dengan polusi udara adalah ISPA, asma, PPOK, Tuberkulosis, dan Kanker Paru.
Kelima, saya sampaikan juga tentang kemungkinan dampak el Nino yang akan melanda kita, termasuk dampak pada penyakit Dengue akibat Em Nino tipe Godzila.
Baca juga : Suara yang Mengeras
Saya senang dapat ikut partisipasi di kegiatan ini, karena setidaknya dua hal. Pertama, sebagai Dosen dan Profesor maka saya selalu bersemangat untuk berkegiatan bersama mahasiswa, baik di kampus maupun langsung di masyarakat.
Kedua, sebagai warga kota Jakarta maka saya selalu senang berpartisipasi pada kegiatan dengan warga kota, baik di Ciladak Jakarta Selatan sekitar rumah saya maupun di daerah-daerah lain di Jakarta.
Oleh: Prof. Tjandra Yoga Aditama
- Warga kota Jakarta
- Penerima Rakyat Merdeka Award 2022 bidang Edukasi dan Literasi Kesehatan Masyarakat
Baca juga : Polycrisis: Ujian Kita
- Penerima Rekor MURI April 2024,
- Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024 – PERSI
- Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025
- Penerima Penghargaan Penanggulangan TB dari PPTI 2026
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.