Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma Jakarta Edy Prihantoro menambahkan, dibutuhkan peran dan dukungan pemerintah untuk memperketat keamanan siber di Indonesia.
Cara yang bisa dilakukan pemerintah adalah memperkuat penegakan hukum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.
Baca juga : Gus Miftah Dukung Ganjar Pranowo Mengabdi Untuk Indonesia
Perlu koordinasi dan sinergi yang kuat antara lembaga pemerintah, seperti Kementerian Pertahanan, Polri, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Yang tak kalah penting lainnya adalah memperkuat infrastruktur digital yang aman, dengan memperbarui teknologi keamanan siber untuk memitigasi ragam ancaman siber yang ada,” ucap Edy.
Baca juga : Kementan Gandeng TNI Gencarkan Penandaan Dan Pendataan Ternak
Adapun webinar ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.
Acara ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya