Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mahasiswa Sampoerna University Ukir Prestasi Di INSITEF Ke-3

Rabu, 25 Januari 2023 14:38 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga mahasiswa Teknik Mesin Sampoerna University, yakni Arya Smara Dyota, Azka Aulia Muhammad, dan Muhammad Dzulkifly, meraih Best Presenter Award 3rd International Science and Technology Fair (INSITEF), setelah bersaing dengan perwakilan dari berbagai universitas terbaik Indonesia.

INSITEF merupakan konferensi tahunan mencakup simposium berskala internasional dan kompetisi berskala nasional. Pada gelaran ketiganya tahun ini, konferensi ini mengangkat tema "Fostering Collaboration Towards Impactful Mechanical Engineering Education and Research".

Di gelaran INSITEF, mahasiswa Sampoerna University mempresentasikan tiga hasil penelitian berbeda. Arya Smara Dyota hadir dengan judul "Development of Automatic Coconut Root Cake Molding Machine for Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM)".

Penelitiannya berfokus pada pengembangan alat cetakan otomatis kue akar kelapa untuk membantu para UMKM.

Kemudian Azka Aulia Muhammad mempresentasikan "Effect of Annealing on The Mechanical Properties of Fused Deposition Modeling 3D Printed PLA", yang merupakan hasil kolaborasinya dengan Amartya Natayu dan Azhari Tumada.

Berita Terkait : Sampoerna University Tawarkan Kurikulum Unik Berbasis Pendidikan Umum Di Amerika

Sedangkan, Muhammad Dzulkifly membawa hasil risetnya "Development of 3-Axis CNC Mini-Milling Machine with Extended Modularity up to 5-Axis: Structural Analysis".

Riset ini dikembangkan bersama Muchammad Fachrizal Ali, dan beberapa dosen Fakultas Teknik dan Teknologi.

Head of Mechanical Engineering Study Program Sampoerna University, Dr. Eng. Farid Triawan memastikan, selama proses penelitian dan pengembangan mesin, ketiga mahasiswa tersebut mendapatkan dukungan penuh dari para dosen.

"Mulai dari penjelasan konsep dasar sebagai pondasi riset, bimbingan pembuatan mesin, penyusunan makalah penelitian, dan perumusan presentasi," jelasnya, Rabu (25/1).

Mesin-mesin inovatif ini pun dikembangkan langsung di laboratorium teknik Sampoerna University yang dilengkapi fasilitas canggih berstandar dunia. Tentunya, semua pembiayaan ditanggung universitas.

Berita Terkait : Sampoerna University Bangun Sistem Perpustakaan Digital Ramah Lingkungan Di Sekolah Jakarta Dan Cirebon

"Harapannya pencapaian ini akan semakin memotivasi para mahasiswa kami untuk terus berinovasi dan menemukan berbagai solusi untuk kemudian bisa diaplikasikan di dalam masyarakat,” harap Farid.

Sampoerna University merupakan satu-satunya universitas di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan berstandar pendidikan Amerika, sehingga mahasiswa dapat memiliki gelar Sarjana yang terakreditasi di Amerika Serikat.

Selama masa pendidikan, para mahasiswa didorong untuk menerapkan pembelajaran kurikulum internasional yang diperoleh dengan berpartisipasi dalam berbagai program kompetisi skala nasional ataupun global.

Farid memastikan, Departemen Teknik Mesin Sampoerna University mendorong mahasiswanya untuk mengikuti kompetisi nasional dan internasional melalui dukungan moril, pembekalan ilmu, hingga bantuan pendanaan.

"Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mempersiapkan mereka menjadi insinyur teknik mesin yang cakap dan semakin percaya diri bersaing di industri, serta merupakan tenaga profesional inovatif dan terdepan," tandasnya.

Berita Terkait : Mahasiswa Dan Akademisi Sambut Positif Sosialisasi KUHP Di Jambi

Salah satu pemenang penghargaan yang merupakan mahasiswa Teknik Mesin Sampoerna University Angkatan 2020, Arya Smara Dyota mengungkapkan pengalamannya mengikuti program INSITEF.

Menurutnya, penelitiannya berhasil berkat dukungan serta bantuan dari universitas dan dosen.

"Melalui kompetisi ini, kami diberi kesempatan menciptakan inovasi untuk memecahkan tantangan di bidang teknik mesin sehingga dapat memberikan solusi bagi masyarakat," ungkap Smara.

"Selain itu, kami juga belajar untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, mempresentasikan, dan bekerja dalam kelompok atau tim," sambungnya. ■