Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Hari Gizi Nasional, Royco Edukasikan Keluarga Sajikan Hidangan Lezat dan Bergizi

Rabu, 7 Februari 2024 09:42 WIB
Memperingati Hari Gizi Nasional 2024, Royco bekerjasama dengan BKKBN dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah NU Care-LAZISNU perluas edukasi keluarga Indonesia menyajikan hidangan lezat sesuai pedoman. (Foto: Dok. Royco.
Memperingati Hari Gizi Nasional 2024, Royco bekerjasama dengan BKKBN dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah NU Care-LAZISNU perluas edukasi keluarga Indonesia menyajikan hidangan lezat sesuai pedoman. (Foto: Dok. Royco.

RM.id  Rakyat Merdeka - Memperingati Hari Gizi Nasional 2024 Royco bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (NU Care-LAZISNU) perluas edukasi keluarga Indonesia menyajikan hidangan lezat sesuai pedoman ‘Isi Piringku’. Hal ini dilakukan guna mencegah berbagai permasalahan malnutrisi, khususnya stunting.

"Indonesia emas 2045 tidak dapat terwujud tanpa manusia yang sehat dan cerdas. Untuk itu sangat penting menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui konsumsi makanan bergizi," ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya, beberapa waktu lalu.

Hari Gizi Nasional 2024 mengangkat tema ‘MPASI Kaya Protein Hewani untuk Mencegah Stunting’ agar praktek makanan bergizi dimulai dari keluarga, diawali dari pemahaman orang tua akan pentingnya MPASI kaya protein hewani sehingga mampu membiasakan anak makan bergizi agar bebas stunting.

Baca juga : Regulasinya Semua Di BRIN

Di Indonesia, 4 dari 10 anak usia 6-23 bulan tidak mendapat MPASI sesuai standar gizi dan berpengaruh pada meningkatnya risiko stunting pada anak di bawah 2 tahun.

"Oleh karena itu, edukasi dan pendampingan praktek konsumsi bergizi harus diperkuat," ucap Menkes.

Seperti diketahui, stunting adalah kondisi yang disebabkan kekurangan gizi kronis, ditandai dengan tinggi badan yang berada di bawah standar usia dan berpotensi menimbulkan gangguan metabolik saat anak dewasa.

Baca juga : Badan Saksi Nasional Partai Golkar Siap Kawal Suara di Pileg dan Pilpres 2024

Berbagai upaya telah dilakukan banyak pihak hingga berhasil menurunkan prevalensi stunting menjadi 21,6 persen pada 2023 namun kolaborasi masih dibutuhkan untuk mencapai target pengurangan stunting menjadi 14 persen pada 2024.

"Sejak 2019 kami menggalakkan program ‘Royco Nutrimenu’; rangkaian kegiatan edukasi yang diawali dengan Training of Trainers (ToT) kepada kader kesehatan mengenai pedoman ‘Isi Piringku’ dan inspirasi ragam resep lezat bergizi seimbang," ungkap Direktur Nutrition Unilever Indonesia Amaryllis Esti Wijono dalam keterangannya, Selasa (6/2/2024).

Amaryllis menjelaskan, hingga 2023, programe"Royco Nutrimenu" telah menjangkau 18 juta ibu dan remaja putri secara offline dan online, termasuk 900.000 santri di berbagai wilayah rawan stunting, dan mengubah 120 juta piring keluarga Indonesia menjadi lebih lezat bernutrisi.

Baca juga : Hari Gizi Nasional, Nestlé Dukung Upaya Turunkan Stunting di Indonesia

Ia menambahkan, pencapaian penting lainnya adalah mendukung misi Kemenkes untuk menyebarluaskan pentingnya MPASI bergizi seimbang.

"Caranya mendorong para ibu memperkaya pengetahuan mereka, serta menghadirkan buku resep panduan kreasi aneka masakan MPASI sesuai pedoman ‘Isi Piringku’, ujar Amaryllis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.