Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
President University Makin Diminati Mahasiswa Asing, Ini Faktor Pendukungnya
Kamis, 22 Februari 2024 09:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - President University semakin diminati mahasiswa-mahasiswa asing. Itu tercermin dari terus meningkatnya jumlah mahasiswa asing yang mengikuti kuliah penuh waktu (tingkat sarjana atau S1) di President University.
Dengan peningkatan tersebut berarti sudah tujuh tahun berturut-turut, sejak tahun 2017 hingga 2023, President University berhasil mempertahankan capaian sebagai perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak se-Indonesia untuk tingkat sarjana.
Hal tersebut disampaikan Rektor President University Handa S. Abidin, Rabu (12/2/2024).
Handa menegaskan hal tersebut dengan mengutip data izin belajar bagi mahasiswa asing yang kuliah di Indonesia melalui situs https://izinbelajar.kemdikbud.go.id/, yang dipublikasi Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Data terbaru dari Direktorat Kelembagaan, yang dikutip pada Februari 2024, mengungkapkan bahwa sebanyak 2.999 mahasiswa asing memperoleh izin belajar di Indonesia.
Mereka kuliah di 279 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Dari jumlah seluruh mahasiswa asing tersebut, sebanyak 9,3 persen di antaranya memilih kuliah untuk di President University.
Baca juga : Kampanye Hujan-hujanan di Magelang, Ganjar Puji Semangat Pendukungnya
Rasio tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai gambaran, pada tahun 2017 ada 6,9 persen dari seluruh mahasiswa asing yang memilih kuliah tingkat S1 di President University.
Lalu, setahun kemudian prosentasenya meningkat lagi menjadi 7,2 persen dan menjadi 8,3 persen pada 2019.
Untuk tahun 2020, Direktorat Kelembagaan tidak mempublikasikan data tersebut akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia.
Memasuki tahun 2021, oleh karena masih dalam suasana pandemi, rasio jumlah mahasiswa asing yang kuliah di President University menurun menjadi 5,3 persen.
Meski begitu setahun kemudian rasio tersebut melonjak lagi menjadi 8,8 persen. Dan, untuk tahun 2023, rasionya bahkan naik lagi menjadi 9,3 persen.
Lebih lanjut Handa yang dilantik menjadi Rektor President University pada akhir Januari 2024, optimis terus meningkatnya jumlah mahasiswa asing yang kuliah di Indonesia merupakan pertanda positif.
Baca juga : West Ham United Vs Man United, Setan Merah Bawa Misi Balas Dendam
“Dengan terus bertambahnya mahasiswa-mahasiswa asing yang kuliah di sini, President University semakin bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan perolehan devisa melalui bidang pendidikan,” ungkap Handa.
Ke depan, lanjut Handa, President University akan terus membuka diri bagi hadirnya mahasiswa-mahasiswa asing baik yang ingin kuliah tingkat sarjana maupun pascasarjana.
“Kami sekarang sudah memiliki tiga program studi pascasarjana, dengan yang terbaru adalah S2 untuk bidang Hukum,” paparnya.
Handa berharap sektor pendidikan di Indonesia semakin bisa ikut berperan dalam meningkatkan perolehan devisa.
Dengan semakin banyak mahasiswa asing yang kuliah di sini, kata Handa, itu juga sekaligus membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia tidak kalah dengan negara-negara berkembang lainnya.
“Ini sangat penting bagi kita. Apalagi sektor pendidikan akan memainkan peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045,” tegasnya.
Baca juga : Prabowo-Gibran Unggul Di Jatim Karena 3 Alasan Ini, Salah Satunya Dukungan Ulama
Handa memaparkan faktor kunci yang membuat mahasiswa asing tertarik untuk kuliah di President University.
Pertama, penggunaan bahasa Inggris dalam pelaksanaan perkuliahan. “Ini sudah kami terapkan sejak tahun pertama perkuliahan. Bukan hanya dalam kegiatan di kelas, tetapi juga untuk setiap laporan, tugas atau ujian, penyusunan skripsi dan berbagai kegiatan akademis lainnya. Semuanya berbahasa Inggris,” paparnya.
Kedua, kualitas penyelenggaraan pendidikan di President University yang terus meningkat. “Ini tercermin dari raihan akreditasi A versi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk President University, termasuk juga akreditasi internasional untuk beberapa program studinya,” papar Handa.
Ketiga, kolaborasi President University dengan berbagai lembaga internasional, termasuk dengan kalangan perguruan tinggi terkemuka yang ada di luar negeri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya