Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KTT Investasi Teknologi Indonesia 2024 Wahana Alih Teknologi China Ke Indonesia
Senin, 20 Mei 2024 14:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 400 perusahaan asing dan domestik antusias menghadiri Indonesia Technology Investment Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) investasi teknologi Indonesia 2024 yang digelar oleh PT Shan Hai Map di Grand Ballroom Pullman Hotel Central Park, Jakarta, pada Senin (20/05).
Lina selaku Manager PT Shan Hai Map, perusahaan yang memfasilitasi perizinan bagi perusahaan China untuk berinvestasi di Indonesia termasuk bidang teknologi, mengatakan perusahaan asing dan domestik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri teknologi.
"KTT ini digelar oleh PT Shan Hai Map dengan didukung oleh Yonyou Network Indonesia, China Telecom Indonesia serta J&T. Beberapa perusahaan yang turut berpartisipasi dalam konferensi diantaranya : Tencent, Lian Lian Global, Lark, Qbiz Digital & DJI," ungkap Lina keterangannya, Senin (20/05).
Baca juga : Airlangga Genjot Kerja Sama Global
Digelarnya Indonesia Technology Investment Summit 2024 tandas Lina, tidak hanya menjadi ajang bagi pertukaran ide dan pengetahuan tetapi juga untuk memperkuat hubungan bilateral dalam sektor teknologi.
"Dengan partisipasi berbagai perusahaan teknologi terkemuka dan startup dari China dan Indonesia, peluang untuk kolaborasi strategis dan investasi bersama semakin terbuka lebar," jelas Lina menambahkan.
Di sisi lain, peningkatan kerja sama ini juga diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi dan pengetahuan dari China ke Indonesia, membantu Indonesia dalam mengembangkan ekosistem teknologi yang lebih maju dan berdaya saing. Dengan demikian, kedua negara dapat saling mendukung dalam menghadapi tantangan global diera digital ini.
Baca juga : Timnas U-17 Putri Indonesia Kudu Berisik Di Tengah Lapangan
Dengan KTT ini, Shan Hai Map juga berharap dapat meningkatkan kerja sama yang baik dimasa depan antara China dan Indonesia.
Melalui kolaborasi yang lebih erat, baik China maupun Indonesia dapat bersama-sama memajukan inovasi dibidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi lainnya yang pada gilirannya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan perekonomian kedua negara.
Shan Hai Map optimis bahwa konferensi ini akan menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara China dan Indonesia dimasa depan.
Baca juga : Sepakbola Indonesia, STY Dan Mobil Mogok
Sejumlah tamu penting juga turut diundang Shan Hai Map diantaranya Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ditjen ILMATE) Rizki Triana Putri, Ketua Tim Sertifikasi dan Diseminasi, Direktorat Standardisasi, Ditjen SDPPI, Kemkominfo Wahyu Adidana Prasodjo dan PIC Layanan Sertifikasi, Direktorat Standardisasi PPI, Ditjen SDPPI, Kemkominfo Mochamad Dwijanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya