Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Selain Nikmat, Minum Teh Bisa Menangkal Radikal Bebas dalam Tubuh
Minggu, 16 Februari 2020 10:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Minum adalah salah satu aktivitas manusia setiap hari. Karena minum adalah kebutuhan pokok manusia juga. Ada beberapa jenis air minum yang biasa dikonsumsi manusia setiap harinya. Mulai dari air mineral, air teh, air kopi, minuman bersoda dan lain sebagainya.
Teh, salah satu minuman yang begitu melekat di ingatan kita bisa menjadi minuman favorit banyak orang, baik itu yang diseduh dalam keadaan panas atau pun dingin.
Berbicara mengenai teh, ada baiknya kita mengetahui asal mula teh itu hadir dan melekat di benak manusia. Bambang Laresolo, seorang pakar teh dan pemilik Kedai Teh Laresolo menjelaskan bahwa asal usul teh itu dari Yunan China, dimana ada 4 periode terpenting dalam sejarah teh di China, yaitu Dinasti Shennong, Dinasti Tang, Dinasti Sung dan Dinasti Ming.
Baca juga : Naikkan Status Waspada Corona, PM Singapura Tenangkan Warga Lewat YouTube
Seiring berjalannya waktu, perkembangan teh di beberapa negara juga bisa dibilang pesat. Karena fungsi teh selain untuk menghilangkan dahaga, juga bisa menjadi alternatif pilihan pelengkap hidangan sarapan, rapat ataupun acara resmi lainnya.
Di Indonesia, menurut pria yang bernama lengkap Bambang Muhtar Rusdianto ada banyak jenisnya, seperti White Tea (Ciwidey), Te Kujing Pasir Kanar (Cianjur), Teh Oolong (Bengkulu), Teh Oolong (Bali) dan lain-lain.
"Keanekaragaman jenis teh yang ada di Indonesia ini tentu saja menjadikan citra rasa, khasiat, dan bentuk yang berbeda," tambah Bambang disela-sela acara BNI Editor Ghatering di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Sabtu (15/2).
Baca juga : Lion Air Pastikan, 7 Penumpang Asal Changsa Bebas Virus Korona
Pada kesempatan ini, Pria kelahiran Solo tahun 1965 ini juga memberikan tips soal menyeduh teh yang baik. Menurutnya teh yang hasilnya baik, tak lepas dari beberapa unsur yaitu kualitas teh, kualitas air, perbandingan teh dan air, dan suhu air.
"Semakin banyak pucuknya, kualitas teh makin bagus. Dan air yang bagus untuk menyeduh teh adalah air dari pengunungan," tambahnya. Begitu pun perbandingan antara air dan teh, menurut Bambang harus betul-betul diperhatikan. Misal satu sendok teh bisa menjadi beberapa gelas. Dan yang tak kalah pentingnya juga suhu air pada saat menyeduh teh.
"Air yang terlalu panas akan menyebabkan rasa teh yang pahit. Terlebih kalau teh Jepang yang diseduh itu kandunga kafein-nya tinggi," tambah Bambang. Efek samping dari meminum teh ini tentu saja perlu diperhatikan.
Baca juga : Banjir Jakarta, Masjid Siap Menjadi Tempat Berlindung
Menurut Bambang efek samping positif dari meminum teh ini adalah bisa menangkal radikal bekas (anti oksidan) yang tinggi.
Sementara efek negatifnya dari meminum teh, menurut Bambang adalah bisa mengurangi zat besi dalam tubuh dan membuat kita jadi sering kencing. "Jadi minum teh itu pun secukupnya saja. Jangan terlalu sering atau pun tidak sama sekali," pungkas Bambang. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya