Dark/Light Mode

Nih, Panduan Puasa Di Tengah Pandemi

Selasa, 13 April 2021 08:30 WIB
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, umat Islam sudah kembali menjalani ibadah puasa. Dalam kondisi pandemi Covid-19, para ustaz mengingatkan supaya umat Islam tetap mematuhi protokol kesehatan saat menjalani aktivi­tas ibadah ritual.

Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Masjid Faried F Saenong mengatakan, dalam kondisi apa pun bulan Ramadan tetap menjadi momen untuk meningkatkan kualitas ibadah dibanding waktu sebelumnya.

Pria jebolan Anthropology dari Australian National University ini mengajak umat Islam agar tak terusik dengan kehadiran Covid-19.

Berita Terkait : Alhamdulillah, Semoga Datang Keajaiban Buat Akhiri Pandemi

“Karena di dalam fikih (bi­dang ilmu Islam yang memba­has persoalan hukum berbagai aspek kehidupan) sudah dia­jarkan tentang tuntunan hidup dalam menghadapi hal-hal baru seperti pandemi Covid-19,” ujar Faried dalam diskusi yang digelar Satgas Covid-19 di Graha BNPB, kemarin.

Menurut dia, tidak ada nilai ibadah yang rusak karena direcoki virus asal Wuhan China ini, se­lama sudah mengikuti fikih yang benar. Pandemi ini mengajarkan untuk memahami adaptasi teologis dan juga psikologis.

Dia meminta masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan 3M yakni menjaga jarak, memakai masker dan men­cuci tangan harus ditegakkan. Menghindari diri dari bahaya virus itu harus menjadi perha­tian utama.

Berita Terkait : GeNose Tetap Akurat Digunakan Saat Puasa

Faried mencontohkan social distancing dalam shalat berje­maah. Mau tidak mau, hal itu harus dijalankan.

“Sudah ada berbagai kajian. Dari para ulama sudah mengu­kur sejauh mana hal-hal yang boleh dan tidak boleh dalam menjalankan aktivitas ibadah,” imbuhnya.

Karena itu, dia meminta masyarakat tidak ragu men­jalankan adaptasi kebiasaan baru dalam aktivitas ibadah.
 Selanjutnya