Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sering Lelah Setelah Sembuh Covid, Bagaimana Mengatasinya?
Selasa, 27 Juli 2021 14:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kelelahan (fatigue) merupakan manifestasi yang paling banyak dirasakan penyintas Covid-19.
Sekitar 64,2 persen penyintas Covid dilaporkan mengalami kelelahan, setelah 1 bulan sejak gejala pertama Covid muncul (Shendy, 2021).
Angka ini bisa berbeda di studi lain, namun kisarannya sekitar 44-69,9 persen.
Baca juga : Cegah Penyebaran Covid, 250 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Divaksin
Dr. Samuel Pola Karta Sembiring yang bertugas di RSUP Hasan Sadikin, Bandung menjelaskan, kelelahan ini sangat mempengaruhi aspek kehidupan. Terutama, pekerjaan.
Penyintas Covid yang mengalaminya, cenderung menjadi tidak produktif. Sebanyak 31 persen di antaranya, bahkan tidak kembali bekerja.
"Jika rasa lelah menetap sampai lebih dari 4 minggu sejak awal gejala Covid, maka keluhan ini disebut long Covid, atau post acute Covid-19 syndrome. Istilah lainnya, post viral fatigue syndrome," jelas dr. Samuel yang akrab disapa Sam, via laman Instagramnya.
Baca juga : Anies: Idul Adha Di Tengah Pandemi Covid, Keluarga Makin Terasa Penting
"Keluhan ini juga dialami penyintas SARS dan MERS. Mereka cenderung merasa cepat lelah, setelah sembuh," sambungnya.
Apa yang menyebabkan kelelahan ini terjadi, masih belum jelas. Diduga kuat, kelelahan terjadi karena respon peradangan terhadap kerusakan yang ditimbulkan virus.
Efek peradangan ini masih dirasakan, meski virus sudah tidak ada. Faktor kesehatan mental seperti stres atau cemas, juga dapat berkontribusi.
Baca juga : Saling Berbagi di Saat Pandemi, Bangun Ketangguhan Bangsa
"Keluhan ini tidak hanya dirasakan oleh penyintas dengan gejala Covid berat. Tetapi juga penyintas Covid yang bergejala ringan," tutur dr. Sam.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya