Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Transjakarta Kecelakaan Berturut-turut, Pemprov DKI Diminta Gelar Audit
Sabtu, 4 Desember 2021 07:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua hari ini, berturut-turut, bus Transjakarta alami kecelakaan lalu lintas. Pemprov DKI Jakarta diminta gelar audit.
Pada Kamis (2/12), bus Transjakarta menabrak Pos Polisi di depan Mall PGC, Jakarta Timur. Lalu, Jumat (3/12), bus Transjakarta menabrak pembatas jalan di depan Ratu Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.
Kecelakaan ini bukan kejadian baru tetapi sudah yang kesekian kalinya. Dan yang terparah 25 Oktober 2021 lalu. Dalam tabrakan antar bus Transjakarta ini ada 33 orang korban dan dua orang diantaranya meninggal dunia.
Baca juga : Pemprov DKI Diminta Gercep Bebasin Lahan
"Kejadian kecelakaan lalu lintas dialami bus Transjakarta dan mengakibatkan jatuh korban ini akan menimbulkan ketakutan atau trauma bagi pengguna Transjakarta," kata Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan, Jumat (3/12).
Menurut Tigor, pada tahun 2020 lalu juga terjadi empat kali kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta. Berdasarkan catatan kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh bus Transjakarta, tidak bisa ditunda dan harus segera dilakukan audit total terhadap Transjakarta.
“Selain itu juga harus dilakukan penggantian jajaran direksi Transjakarta sebagai penanggung jawab operasional," tegasnya.
Baca juga : Kerap Terbakar, Puan: Keamanan Kilang Pertamina Harus Diaudit
Menurut dia, kecelakaan berulang kali itu menunjukkan pelayanan dan kualitas kelaikan teknis Transjakarta ada masalah. Menurut dia, saat ini
para pengemudi Transjakarta sudah ugal-ugalan karena tidak ada pengawasan.
Tak hanya itu, kata dia, kondisi layanan teknis di halte pun sekarang ini buruk sekali. Janji ada WiFi gratis atau informasi akurat tentang layanan bus Transjakarta, tapi tak juga terealisasikan.
Baca juga : Anies Melawan Kritik Dengan Kata Dan Data
Tigor meminta, Pemprov DKI membentuk Tim Audit Independen untuk melakukan audit guna perbaikan pelayanan Transjakarta mendatang. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya