Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Puncak Banjir Rob Diramal Terjadi Hari Ini
BMKG: Empat Wilayah Di Jakut Berstatus Waspada
Sabtu, 11 Desember 2021 06:47 WIB
Sebelumnya
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI sudah memberikan peringatan tentang potensi puncak banjir rob melalui akun Instagram @bpbddkijakarta, Kamis (9/12). Peringatan itu disampaikan merujuk Surat BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Klas 1 Tj. Priok Jakarta Nomor ME.01.02/PDR/08/KTJP/XII/2011 tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir atau Rob Wilayah Pesisir Utara Jakarta tanggal 8 Desember 2021.
“Terdapat aktivitas pasang air laut pada fase bulan baru bersamaan dengan perigee (jarak terdekat bulan ke bumi), peningkatan curah hujan serta potensi angin yang cukup kencang dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah utara Jakarta berupa banjir pesisir atau rob,” tulis akun Instagram @bpbddkijakarta.
Baca juga : Cek Sini, Daftar Terbaru Penghuni Level 1 Di Wilayah Jawa Bali
Bikin Tanggul
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim memastikan pihaknya telah melakukan upaya untuk mengantisipasi musim hujan, termasuk banjir rob di pesisir Jakut.
Baca juga : Pecahkan 3 Rekornas, Nina Terima Tantangan Menpora Tampil Di Paralimpiade Paris
“Saat ini kami melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk hadapi ancaman banjir,” terang Ali Maulana, di Jakarta, kemarin.
Ali mengatakan, naiknya air laut tertinggi diprediksi terjadi pada hari Sabtu (11/12) atau hari ini. Untuk itu, pihaknya mengimbau berbagai pihak terkait untuk menyiagakan alat dan personel.
Baca juga : Alhamdulillah, Sebagian Besar Wilayah RI Cerah Berawan
Ali berharap, tidak ada korban jiwa akibat banjir rob di Jakarta Utara. Dipastikannya, pompa stasioner, pompa mobile, dan pompa apung, siap dioperasikan di titik-titik lokasi banjir rob.
Selain itu, lanjutnya, jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakut juga terus memantau ketinggian air secara rutin setiap 30 menit di Pintu Air Marina dan Kali Asin. Tak hanya itu, pihaknya juga terus membuat tanggul karung berisi pasir di beberapa titik untuk menahan gelombang air.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya