Dark/Light Mode

Pemprov Didorong Kebut Vaksinasi Anak-anak

Yuk, Gandeng Komunitas Emak-emak Di Ibu Kota...

Sabtu, 18 Desember 2021 06:36 WIB
Anak-anak mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk usia 6-11 tahun di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Jumat (17/12/2021). (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Anak-anak mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk usia 6-11 tahun di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Jumat (17/12/2021). (Foto: Rizki Syahputra/RM)

 Sebelumnya 
Widyastuti memastikan, sebelum memberikan vaksin kepada anak, petugas kesehatan akan melakukan proses screening kesehatan dahulu.

“Pemberian vaksin kepada anak bertujuan untuk mencegah sakit berat dan kematian, mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, dan meminimalisir penularan,” terangnya.

Baca juga : Pemprov DKI Keren, Di Tempat Vaksinasi Anak, Warga Bisa Sekalian Ngurus KIA

Efek Ringan

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan efek samping ringan yang muncul akibat vaksinasi Covid-19 pada anak. Menurut BPOM, semua jenis vaksin Covid-19 bisa menimbulkan efek samping ringan.

Baca juga : Setahun Online Di Indonesia, TREVO Mengudara Di Ibu Kota

Untuk vaksin Sinovac memiliki efek samping antara lain, nyeri, iritasi, pembengkakan, nyeri otot, dan demam. Adapun efek samping dengan derajat berat antara lain sakit kepala gangguan di kulit, dan diare. Tapi, kasus itu dilaporkan hanya sekitar 0,1 sampai dengan 1 persen.

Dalam situs resminya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan untuk tidak memberikan vaksin kepada anak yang memiliki penyakit atau gangguan kesehatan defisiensi imun primer, penyakit autoimun tidak terkontrol, Penyakit Sindrom Gullian Barre, mielitis transversa, acute demyelinating encephalomyelitis dan pasien anak kanker yang sedang menjalani kemoterapi/radioterapi,

Baca juga : Puji Keindahan Tana Toraja, Sandiaga: Wisata Cukup Di Indonesia Aja...

Selain itu, anak yang sedang mendapat pengobatan imunosupresan/sitostatika berat, anak sedang mengalami demam 37,50 C atau lebih, anak baru sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan, pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan, memiliki hipertensi dan diabetes mellitus, penyakit-penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.