Dark/Light Mode

Jadi Korban Zonasi, Keponakan Mendikbud Gagal Tembus SMA Unggulan

Kamis, 20 Juni 2019 18:50 WIB
Jadi Korban Zonasi, Keponakan Mendikbud Gagal Tembus SMA Unggulan

RM.id  Rakyat Merdeka - Anwar Hudijono, adik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengaku ikhlas jika kedua anaknya: Al Uyuna Galuh Cintania dan Al Uyuna Galuh Cantika tidak lolos di SMA Negeri 1 Sidoarjo yang merupakan sekolah unggulan, menyusul diterapkannya sistem zonasi oleh pemerintah. Kedua putrinya itu akhirnya diterima di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

"Saya ikhlas. Mungkin Allah sudah memilihkan jalan yang terbaik untuk kedua putri kembar saya ini," katanya di rumahnya di Sidoarjo, seperti dikutip Antara, Kamis (20/6).

Baca juga : KPK Koordinasi dengan POMAL Untuk Tangani Kasus Suap Bakamla

Anwar yang merupakan anak nomor 8 dari 9 orang bersaudara itu mengungkapkan, kedua anaknya itu mendaftar melalui jalur nonakademik. Berbekal medali emas Kejurnas Pencak Silat, dan medali perak Lomba Film Indie. Namun apa daya, keponakan yang paling disayang oleh Menteri Nasir itu gagal tembus SMA Negeri I Sidoarjo.

"Rumah kami ini jaraknya 2,4 kilometer dari SMA Negeri I  Sidoarjo. Mungkin, yang diterima di sekolah itu memang jauh lebih baik dari kedua anak saya ini," tutur Anwar.

Baca juga : Sandi Kembali Tegaskan Pendukungnya Agar Tidak Berbondong-bondong ke MK

Menurutnya, sistem zonasi yang diterapkan pemerintah saat ini sudah cukup bagus, karena bisa mengubah disparitas antara sekolah favorit dengan sekolah pinggiran yang selama ini terjadi di masyarakat.

"Dengan demikian, siswa yang selama ini banyak memilih sekolah favorit yang notabenenya hanya dihuni oleh anak pintar dan orang mampu, kini bisa diganti," katanya.

Baca juga : Habis Libur Lebaran, Persib Siapkan Buat Tempur di Liga 1

Ia meyakini, sistem zonasi mampu mengubah pola pikir masyarakat, terkait budaya sekolah favorit yang selama ini selalu menjadi rebutan. "Dengan demikian, pemerataan sistem pendidikan bisa dilaksanakan dengan baik. Termasuk, mengapresiasi adanya bantuan kepada siswa di sekolah swasta," katanya. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.